Search

Home / Ekonomi dan Bisnis

Libur Nyepi, The Nusa Dua Bidik Wisatawan Domestik

Asrinidevi   |    11 Maret 2021    |   18:36:20 WITA

Libur Nyepi, The Nusa Dua Bidik Wisatawan Domestik
Ilustrasi (Foto: ant/istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Kawasan Pariwisata The Nusa Dua Bali, yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), membidik kunjungan wisatawan domestik selama masa liburan Hari Raya Nyepi.

"Pada tahun-tahun sebelumnya, sebagian besar tamu yang menginap di The Nusa Dua pada periode libur Nyepi merupakan wisatawan domestik yang berasal dari beberapa kota di Tanah Air. Tahun ini kami masih menargetkan kunjungan wisatawan domestik untuk menikmati momen dan libur Nyepi," ujar Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/3).

Pihaknya telah siap menyambut para wisatawan selama periode libur tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

"Protokol kesehatan yang kami terapkan sesuai dengan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya.

Ngurah Ardita menjelaskan pada periode itu, sejumlah tenant yang berada di kawasan tersebut juga telah menyiapkan berbagai penawaran atau promo yang menarik bagi wisatawan.

Sejumlah promo yang ditawarkan untuk periode menginap tanggal 13 hingga 15 Maret 2021 di antaranya adalah promo Serene Getaway di Inaya Putri Bali, program Tranquility in The Kingdom dari Ayodya Resort Bali, program a Moment of Silence 3 Days 2 Nights dari Mercure Hotels Bali Nusa Dua.

Ngurah Ardita menambahkan wisatawan domestik umumnya tertarik dengan promo-promo dan menyukai aktivitas bersama dengan keluarga maupun kerabat untuk menghabiskan hari libur.

"The Nusa Dua merupakan salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mencari lokasi untuk menikmati libur Tahun Baru Bali ini dengan aman dan nyaman dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ungkapnya. (ANT/DEV/PDN)