Search

Home / Budaya

Pelukis Cantik Ini Kagumi Seniman Buleleng

Editor   |    24 Juli 2022    |   21:45:00 WITA

Pelukis Cantik Ini Kagumi Seniman Buleleng
Vinsensia Tunjung Sari (26) saat tampil melukis di Pekan Apresisasi Seni (PAS) di RTH Taman Bung Karno (TBK), Buleleng, pada Sabtu, (23/7). (foto/sut)

Di TENGAH-TENGAH berbagai macam pertunjukkan seni dan budaya yang tampil dalam Pekan Apresisasi Seni (PAS) di RTH Taman Bung Karno (TBK), Sabtu, (23/7), terdapat sosok pelukis perempuan muda menarik perhatian pengungunjung.

Ia adalah Vinsensia Tunjung Sari (26), seniman asal Yogyakarta ini telah tinggal menetap di Desa Sambangan sejak setahun lalu. Sehari-hari ia bertugas sebagai pegawai negeri sipil di Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng.

Ia ditunjuk menampilkan seni melukis bersama pelukis dari Sanggar Santhi Budaya. “Kebetulan hari ini Tumpek Krulut, kami bikin temanya tentang cinta kasih. Dalam hal ini cinta kasih terhadap seni itu sendiri. Kami melukis tari Teruna Jaya dan Tari Palawakya,” kata Vinsensia.

Menurut seniman cantik ini, Tari Teruna Jaya menggambarkan sosok pemuda yang lugas dan jujur persis seperti karakter warga Buleleng. Ia menilai warga Buleleng dengan karakter tersebut lebih ekspresif dalam megungkapkan cinta. Dengan pemaknaannya sendiri itu, iya melukiskan karakter wajah orang Buleleng dalam lukisan Tari Teruna Jaya. 

Melihat hasil lukisannya yang begitu “nyata”, ternyata ketajaman lukisannya itu menurun dari sang ayah yang kebetulan seorang pelukis cukup terkenal di Jogyakarta. 

“Saya sering melihat ayah melukis, meskipun belum pernah berkolaborasi. Dulu saya lebih ke seni rupa membatik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta,” ujarnya.

Disinggung terkait seni dan budaya yang ada di Buleleng, seniman yang baru menikah ini mengaku senang mendapat kesempatan melihat berbagai pertunjukkan yang ditampilkan di RTH Bung Karno, terlebih ia mengagumi seniman Buleleng, baik yang muda maupun yang sudah sepuh.

Ia kagum melihat orang Buleleng yang multitalenta, dimana setiap orangnya tidak hanya menguasai satu jenis kesenian saja. Ia melihat ada yang terjun di seni rupa tapi juga bisa “megambel” dan menari. Hal itu membuatnya kagum mengapa bisa seperti itu.

“Mereka itu (orang Buleleng) memang memiliki karakter yang berciri khas sekali gak bisa hilang begitu saja. Semangatnya itu, spontan dan blak-blakan seperti gong kebyar sangat beda dengan Bali Selatan. Ini sangat unik banget,” ungkapnya.

Terakhir, Vinsensia merencanakan hasil lukisannya itu akan dipajang nantinya di Kantor Bupati Buleleng atau di Rumah Jabatan Bupati Buleleng. (sut).

 


Baca juga: Prosesi Munggel Pelawatan Ratu Ngurah Agung Desa Adat Tembawu