Search

Home / Pemerintahan

Koster Mengaku Dipesankan Megawati, Soal Apa?

Editor   |    31 Oktober 2022    |   19:16:00 WITA

Koster Mengaku Dipesankan Megawati, Soal Apa?
Gubernur Bali Wayan Koster (dok/podiumnews)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengaku diberikan pesan khusus oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri tatkala maju sebagai calon Orang Nomor Satu di Pulau Dewata pada Pilgub Bali 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan Gubernur Koster saat memberikan sambutan pada acara  Festival Karya Cipta Anak Negeri, pada Minggu (30/10) di Denpasar.

Kala itu, kata Koster, Presiden ke-5 RI itu meminta agar ia setelah  terpilih menjadi gubernur agar senantiasa mengurus dan menjaga segala bentuk kekayaan seni budaya termasuk beragam kekayaan alam Bali.

"Koster nanti kalau kamu jadi gubernur urus produk seni Bali dengan kekayaan intelektualnya. Untuk melindungi produksi karya seni Bali yang begitu kaya dan memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa. Ada jeruk bali, ada salak bali, ada beras bali, ada garam bali,  ada arak bali, dan kopi bali, serta berbagai produk alam lainnya," tutur Koster menirukan ucapan Megawati.

"Termasuk karya seni, seperti kain endek, songket. Kemudian seni pahat, patung, ukir, lukis,  pokoknya kayalah," imbuh Koster.

Pesan khusus Megawati menurut Koster sangatlah beralasan. Pasalnya, telah lama berbagai bentuk kekayaan intelektual dimiliki Bali berupa karya seni, kekayaan alam, budaya agrikultur dan maritim khas Bali tidak terurus dengan baik.

"Dulu tidak ada yang mengurus kekayaan intelektual ini. Dan belum tahu bagaimana pentingnya karya intelektual ini untuk melindungi karya-karya dari para seniman, para perajin,  maupun juga para pelaku di masyarakat yang bergerak di bidang pertanian dan kelautan," ujar Koster. 

Beruntung kemudian ia terpilih, sehingga dapat merealisasikan pesan khusus sekaligus amanat dari presiden perempuan pertama Indonesia memiliki darah Bali berasal dari sang nenek berdasarkan garis ayah itu.

"Astungkara saya terpilih jadi gubernur, maka langsung saya tindaklanjuti arahan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk mengurus kekayaan intelektual sebagai perlindungan karya-karya seniman Bali," kata Koster.

Gayung bersambut, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasona H Laoly karib lamanya juga ternyata mendapatkan mandat serupa dari Megawati. Yasona Laoly diminta Megawati agar memberikan pelayatan cepat kepada masyarakat dalam mencatatkan karya dan hasil penemuan mereka.

"Rupanya saya mendaptkan jodoh yang baik. Yang menjadi menteri hukum dan HAM adalah sahabat baik saya, yang rupanya juga diberi arahan oleh Ibu Ketua Umum (Megawati, red) untuk melayani kekayaan intelektual ini dengan cepat dan praktis, serta murah," ucap Koster. (adi/sut)


Baca juga: Terbukti Gunakan Joki, BKN Akan Blokir NIK Pelamar CPNS