Search

Home / Ekonomi

Prospek Pariwisata Diyakini Cerah Jelang Pemilu

Redaktur   |    19 Januari 2023    |   17:53:00 WITA

Prospek Pariwisata Diyakini Cerah Jelang Pemilu
Objek wisata Pura Taman Ayun yang menjadi salah satu destinasi tujuan wisata bagi turis yang berkunjung ke Bali. (foto/freepik)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meyakini prospek sektor pariwisata nasional sangat cerah meski jelang Pemilu 2024 maupun di tengah ancaman kekhawatiran resesi ekonomi global.

Optimisme disampaikan Menparekraf  Sandiaga Uno,pada acara Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2023 bertajuk “Prospek Pariwisata dan Investasi Industri Hospitality di Tahun Politik” pada Rabu (18/1) di Jakarta.

Menurut Sandi, optimisme  itu muncul seiring signifikannya pemulihan ekonomi nasional yang sempat terpuruk dihantam pandemi sejak awal 2020 silam.

“Dengan melandainya kasus COVID-19, pemulihan sudah mulai terjadi sejak awal tahun lalu dan diharapkan terakselerasi pada tahun ini. Meskipun, optimisme itu teredam oleh proyeksi dan peringatan dari sejumlah lembaga internasional terkait meningkatnya risiko resesi global pada 2023,” kata Sandi.

Seperti International Monetary Fund (IMF) yang memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan global menjadi 2,7 persen untuk tahun ini.  

IMF, World Bank, ADB, dan OECD juga kompak memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2023 di kisaran 4,7-5 persen. Angka itu di bawah target pemerintah sebesar 5,3 persen.

Meski begitu, pemerintah masih menaruh harapan pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini bisa sesuai target. Kabar baiknya, fundamental ekonomi Indonesia dinilai cukup baik dan jauh dari jurang resesi.

Di tengah ketidakpastian global, Indonesia juga dihadapkan pada tahun pemilu. Dinamika politik menjelang pemilu serentak pada 2024 akan mulai terasa pada tahun ini.

Namun, Sandi kembali menegaskan keyakinannya bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional akan terus tumbuh di tahun politik.

“Tahun politik itu justru bagus untuk pariwisata dan ekonomi kreatif karena pasti banyak sekali kegiatan di hotel-hotel,” ujarnya.

Sandi menuturkan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari tahun politik dan investor pun tidak perlu menunggu atau menunda (wait and see) untuk berinvestasi.

Justru, kata dia, pada tahun-tahun politik itu adalah kesempatan terbaik untuk investasi, termasuk di sektor pariwisata dan pendukungnya seperti perhotelan.

“Jadi kalau ditanya gimana tahun politik? don’t worry bro! Tahun politik ini bukan tahun wait and see tapi tahun yang penuh peluang investasi. Jadi tagline-nya 2023 jangan wait and see tapi segera investasi untuk berwisata di Indonesia saja,” tuturnya.

Karena itulah, Sandi kembali menyatakan optimismenya target kunjungan wisatawan pada 2023 bisa tercapai, “Untuk 2023 target dikaldu (dikali dua), tadinya 3,6 juta menjadi 7,4 juta (wisman). Untuk wisnus dari 700 juta menjadi 1,4 miliar (pergerakan),” pungkasnya. (rik/sut)

 


Baca juga: Meat-O Ajengan, Café dan Resto Modern “Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima”