Search

Home / Hukum

Tiga Pelaku Penusuk Polisi Polda Bali Masih Buron

Administrator   |    22 Januari 2023    |   18:22:00 WITA

Tiga Pelaku Penusuk Polisi Polda Bali Masih Buron
Ilustrasi buronan alias DPO (foto/shutterstock)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kasus penusukan terhadap anggota Polda Bali I Putu JS (35) di depan tempat hiburan malam Apache Bar Legian Kuta, pada Minggu (8/1), sebentar lagi akan disidang.

Menyusul penyidik kepolisian Polsek Kuta telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan. Saat ini baru dua tersangka yang telah diamankan, sedangkan tiga pelaku lain masih dalam pengejaran.

Menurut Kapolsek Kuta AKP Yogie Pramagita, tiga pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut masih dalam pengejaran. Ketiga orang yang dirahasiakan identitasnya itu sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Tiga orang sudah masuk DPO," ujarnya, Sabtu (21/1) di Denpasar.

Namun Kapolsek Yogie masih enggan menjelaskan terkait kedatangan korban Putu JS ke tempat hiburan malam Paddys Pub yang diduga sebagai penyebab awal mula perkelahian. Ia mengatakan nantinya hal ini akan dijelaskan oleh pimpinan.

Selain itu, ia juga enggan menjelaskan sosok perempuan yang ikut bersama korban dan pemicu perkelahian tersebut.

"Jadi memang benar korban ditusuk di jalan setelah keluar dari dalam tempat hiburan usai diusir keluar oleh satpam. Dua pelaku yang diamankan berinisial L dan T selaku penusuk korban. Pelaku utama dalam peristiwa itu adalah kedua tersangka ini," terangnya.

Kapolsek Yogie kembali menjelaskan, korban Putu JS menderita 11 luka tusukan pada sekujur tubuhnya. Luka tusuk itu akibat tusukan dengan menggunakan pecahan botol.

Korban juga belum bisa dimintai keterangan secara mendalam karena harus menjalani operasi akibat luka yang diderita. "Lima pelaku ini adalah orang dari luar Bali yang bekerja di Bali. Sementata korban sampai saat ini masih menjalani perawatan di RD Trijata Bhayangkara Polda Bali," ungkapnya.

Peristiwa penusukam yang dialami Putu JS saat datang ke Paddys Pub bersama seorang teman perempuannya sekitar pukul 03.30 WITA. Namun korban marah karena para pelaku dalam kondisi mabuk memegang bokong teman wanitanya tersebut. Sehingga perkelahian pun terjadi dan berakhir dengan memecahkan botol minuman.

Keributan itu diredam satpam setempat dan para pengunjung yang berkelahi diusir dari Paddys Pub. Namun para pengunjung ini kembali berkelahi di luar, tepatnya di depan Apache Bar.

Dua pelaku menusuk korban berkali-kali dengan pecahan botol hingga korban tersungkur bersimbah darah. Dua pelaku akhirnya ditangkap dan tiga lainnya masih dikejar aparat kepolisian. (hes/sut)

 

 


Baca juga: Buronan Interpol Hong Kong, Jalani Sidang Permohonan Ekstradisi