Search

Home / Aktual / Hukum

Wartawan Jadi Korban Pemukulan di Denpasar

Editor   |    07 September 2023    |   17:17:00 WITA

Wartawan Jadi Korban Pemukulan di Denpasar
Korban CW saat memberikan keterangan pers, Kamis (7/9/2023) di Denpasar. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemimpin Redaksi Pantekosta Post, Jakarta berinisial CW (59) menjadi korban aksi pemukulan di sebuah kedai kopi di Jalan Veteran Denpasar, pada Rabu (6/9/2023) sekitar pukul 18.30 WITA.

Korban yang berprofesi sebagai wartawan ini lantas melaporkan kasus penganiayaan oleh sekelompok pria tersebut ke Polresta Denpasar.

Sebenarnya penganiayaan ini ditujukan kepada AN seorang pendeta asal Jakarta. Namun pada saat penyerangan terjadi terhadap AN, wartawan CW berusaha melerai. Akibatnya kelompok penyerang balik menghajar wartawan tersebut.

"Singkat kejadian, saat AN nongkrong di kedai kopi di Jalan Veteran, Denpasar, datang para pelaku menyerang AN. CW berusaha melerai namun akhirnya terkena pukulan," beber sumber di lapangan, pada Kamis (7/9/2023).

Diterangkan sumber, wartawan CW datang dari Jakarta untuk meliput kegiatan di salah satu gereja di Denpasar. Kebetulan CW nongkrong dengan AN yang merupakan seorang pendeta.

"CW katanya tidak tahu apa masalah sebelumnya dan juga tidak mengenal para pelaku," sebut sumber.

Dijelaskanya, wartawan CW didorong dan dipukul hingga menyebabkan bajunya robek dan memar pada dada. Tak terima dengan perlakuan kasar itu, CW langsung melaporkan kejadian itu ke Polresta Denpasar.

Dihubungi terpisah, CW mengaku insiden penyerangan itu membuatnya bingung. "Saya tidak tahu apa motif mereka melakukan penyerangan. Pada saat itu saya ngopi bareng dengan pendeta AN, tiba-tiba diserang," tuturnya.

Senada disampaikan Pendeta AN. Ia mengaku sama-sekali tidak memiliki masalah dengan siapapun. Tiba-tiba didatangi sekelompok pria melakukan penyerangan. "Beruntung, saya ditolong oleh teman saya," kata AN.

Terkait laporan tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi membenarkanya. "Masih didalami laporan korban," ujar AKP Sukadi. (hes/sut)


Baca juga: Paksa Pacar Aborsi, Pengusaha Toko Emas Dilaporkan ke Polisi