Search

Home / Peristiwa

Hasil Rapid Test Warga Banjar Sayan Baleran Mengwi, Ditemukan 12 Reaktif

Editor   |    22 Mei 2020    |   20:04:31 WITA

Hasil Rapid Test Warga Banjar Sayan Baleran Mengwi, Ditemukan 12 Reaktif
Warga Banjar Sayan Baleran, Mengwi, Badung mengikuti rapid test yang dilaksanakan Dinkes Badung.

MANGUPURA, PODIUMMEWS.com - Sesuai jadwal dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung, warga di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung mengikuti rapid test, Kamis (21/5).

Sebanyak tiga pos disediakan pada rapid test kali ini, yakni Pos Wantilan Pura Puseh, Pos Wantilan Pura Dalem dan Pos Balai Panjang Setra Desa Werdi Bhuwana. Dari 313 warga yang hadir mengikuti rapid test, ditemukan 12 orang yang reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta saat ditemui di Pos Wantilan Pura Dalem mengatakan pelaksanaan rapid test ini menyusul ditemukan kasus transmisi lokal. Ia menyebutkan sebelum dilakukan rapid test, ditemukan kasus warga positif Covid-19 di Banjar Sayan Baleran.

"Jadi kami melaksanakan rapid test ini untuk meminimalisir penyebaran transmisi lokal yang ada. Karena sebelumnya ada warga yang positif dengan penularan transmisi lokal," ujarnya.

Ia mengungkapkan pada rapid test yang dilaksanakan hasilnya ditemukan hasil reaktif. Mereka dengan hasil reaktif, langsung dirujuk ke RSD Mangusada untuk dilakukan test Swab. "Sementara menunggu hasil Swab keluar, warga akan kami karantina di rumah singgah," ujarnya.

Untuk mendapatkan hasil yang akurat menurut dokter asal Sibang Gede ini, warga dengan hasil reaktif itu akan laksanakan dua kali test Swab. Hal ini untuk memastikan warga tidak terpapar Covid-19. "Sekarang langsung kami tes Swab, dan hasilnya besok baru bisa ditentukan. Begitu juga besok pagi langsung kami lakukan tes Swab di rumah singgah," katanya.

Dalam rapid test kali ini pihaknya menyiapkan 60 petugas dengan alat rapid test sekitar 1200 - 1500 pcs dengan target sebanyak 1200 masyarakat di Banjar Sayan Baleran akan dilakukan rapid test.

Mantan dirut RSD Mangusada pun mengatakan dari rapid test yang dilaksanakan warga yang ikut atau hadir dalam rapid test tersebut sebanyak 313 orang atau capaian 25 persen dari total sasaran. Dari 313 warga itu ditemukan 12 orang yang reaktif.

“Jadi 12 warga ini akan dilakukan swab di RSD Mangusada dan langsung dikarantina sementara di rumah singgah,” katanya

Disinggung mengenai jumlahnya sangat sedikit dari target yang ditetapkan, Gunarta mengatakan akan melakukan rapid test yang kedua. Hanya saja ia mengatakan dari 1.200 target, ada sebanyak 123 orang yang sebelumnya sudah melakukan rapid test.

"Kami melihat perkembangan. Kalau sekarang sedikit yang ikut test kemungkinan akan dilaksanakan rapid test kedua. Untuk jadwalnya melihat kesiapan warga. Walau sedikit yang ikut, kita harapkan masyarakat menyadari bahwa pelaksanaan rapid ini adalah usaha dini untuk mencegah transmisi lokal,” ujarnya.

Menyangkut kondisi saat ini di Desa Werdi Bhuwana, Kadiskes Gunarta mengatakan terjadi transmisi lokal dengan 5 kasus positif. Dirincinya, satu dirawat di RS PTN Udayana dan satu lagi dirawat di RS Sanglah, sedangkan tiga telah dinyatakan sembuh. (RIS/PDN)