Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Kadiskes Bali: Stunting adalah Ganguan Pertumbuhan Fisik dan Mental

Oleh Podiumnews • 25 November 2020 • 20:20:51 WITA

Kadiskes Bali: Stunting adalah Ganguan Pertumbuhan Fisik dan Mental
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Suarjaya

DENPASAR, PODIUMNEWS.com -  Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali, dr Suarjaya mengatakan bahwa indikator kesehatan untuk anak-anak adalah menurunkan angka kematian bayi dan balita, berikutnya menurunkan angka stunting.

Menurutnya, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembagan anak yang terjadi sejak masih dalam kandungan.

“Pertumbuhan meliputi bertambahnya ukuran anak secara fisik, sementara perkembangan berkaitan dengan perubahan kognitif berupa bertambah pintar dan spiritual. Jadi stunting adalah gangguan pertumbuhan fisik dan mental,” jelasnya di Denpasar, Rabu (25/11).

Suarjaya mengatakan, pencegahan stunting bisa dilakukan sejak dini, dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Jika kebiasaan itu sudah ada minimal sejak remaja, tentu itu berguna jika kelak kita sudah menjadi calon ibu dan menjadi ibu kelak,” imbuhnya.

Sementara mengenai pencegahan stunting, ia menyatakan harus mulai memperhatikan tumbuh kembang anak sejak masih dalam kandungan. Ia menambahkan periode emas berlangsung sejak anak dalam kandungan selama 9 bulan hingga berumur 2 tahun.

"Pada fase ini, pentingnya orang tua memonitor perkembangan dan pertumbuhan anak, karena ciri-ciri stunting juga bisa dilihat pada periode ini," ujarnya.

Suarjaya menegaskan, stunting bukan hanya ranah kesehatan semata, namun juga menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan juga kader PKK untuk bahu membahu mencegah stunting. (BAS/PDN)