Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Gubernur Koster Nyatakan Kesiapan Jika Penerbangan Bali-Jepang Dibuka

Oleh Podiumnews • 07 Desember 2020 • 19:43:58 WITA

Gubernur Koster Nyatakan Kesiapan Jika Penerbangan Bali-Jepang Dibuka
Gubernur Bali Wayan Koster saat video conference dengan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan instansi serta pemangku kepentingan terkait pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali dari Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (7/12). (Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Provinsi Bali sudah mempersiapkan diri dan telah mengantisipasi sejak jauh hari jika pariwisata mancanegara sudah kembali dibuka.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat video conference dengan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan instansi serta pemangku kepentingan terkait pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali dari Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (7/12).

Pertemuan itu dalam rangka membahas situasi terkini Jepang dan Bali serta melihat kemungkinan membuka kembali pariwisata Bali untuk wisatawan Jepang dalam waktu dekat.

“Kami sudah melakukan tahapan prakondisi melakukan pengetatan protokol kesehatan dengan sejumlah instrumen kebijakan bersama di provinsi Bali untuk wisatawan mancanegara,” kata mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Selain itu, Provinsi Bali juga sudah menyiapkan diri menerima wisatawan mulai dari bandara hingga destinasi wisata. Di antaranya dengan kebijakan sertifikasi bagi pelaku usaha pariwisata untuk menjamin keamanan sesuai protokol kesehatan.

“Kalau memang ini diizinkan mulai dibuka, kami akan melakukan pengelolaan dan kami pastikan itu bisa dikelola dengan baik,” ujar putra Desa Sembiran, Buleleng ini.

Kesiapan juga disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Menurutnya hasil survey menunjukkan minat wisatawan mancanegara untuk ke Bali masih tinggi. Oleh karena itu Garuda Indonesia menyampaikan siap mengoperasionalkan kembali jalur tradisional penerbangan langsung Bali - Jepang. Kesiapan Garuda juga ditunjang dengan keberhasilan mendapat penghargaan sebagai satu dari 20 maskapai di dunia yang dianggap aman untuk bepergian dalam kondisi pandemi.

“Tidak perlu transit lagi. Karena hari ini dalam kondisi pandemi ini apabila nanti dibuka banyak orang berharap bisa terbang langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi berharap pertemuan ini akan menjadi persiapan sehingga ketika pariwisata benar-benar dibuka bisa segera dilaksanakan prosesnya.

“80 persen dari turis Jepang itu destinasi yang dituju adalah Bali,” kata Dubes yang juga mantan anggota DPR RI. Oleh karena itu, lanjut dia, KBRI Jepang menganggap penting untuk membuka kembali jalur penerbangan Bali-Jepang jika kondisi sudah memungkinkan

Sedangkan Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ida Bagus Made Bimantara (Sade) menyebutkan bahwa Kemenparekraf, Kemenlu dan Pemprov Bali sudah sepakat untuk memperluas penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) di seluruh Bali sebagai salah satu langkah persiapan pembukaan pariwisata mancanegara.

Dalam pertemuan ini, juga dihadiri Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Cucu Koswala, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II Sigit Witjaksono, Kepala Perwakilan BI Tokyo Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa dan pemangku kepentingan terkait lainnya. (BAS/RIS/PDN)