Paska Erupsi Gunung Agung, Pertimana Jamin Pasokan BBM dan LPG di Bali Aman
DENPASAR, PODIUMNEWS.com -Pertamina Marketing Operation Region (MOR V) menjamin pendistribusian Bahan Bakar dan LPG untuk wilayah Bali dalam kondisi aman dan terkendali pasca erupsi Gunung Agung yang terjadi pada 28 Juni 2018 lalu.
"Penyaluran BBM untuk wilayah Bali pasca erupsi Gunung Agung tetap dalam jumlah normal dengan rata-rata Daily Objective Throughtput (DOT)," kata Communication & Relations Pertamina MOR V, Rifky Rakhman Yusuf, Selasa (10/7/2018), melalui siaran pers.
Kemudian pihaknya merinci produk BBM rata-rata penyaluran kilo liter (KL) per hari untuk Premium mencapai 716 KL, Pertalite 1.138 KL, Pertamax 711 KL, Pertamax Turbo 6 KL, Solar 548 KL, Dexlite 43 KL, Pertamina Dex 5KL.
"Sedangkan penyaluran untuk produk LPG Subsidi (3 Kg) sebesar 630 MT/hari dan Bright Gas Family (Bright Gas 5.5 Kg, 12 Kg) sebesar 40 MT/hari. Penyaluran untuk bahan bakar pesawat juga berlangsung normal sebesar 2400 KL/hari," sebutnya.
Menurut dia bahan bakar dan LPG untuk wilayah Bali disuplai oleh dua Terminal BBM (TBBM) yaitu TBBM Sanggaran, Kota Denpasar dan TBBM Manggis dan Depot LPG Manggis, Kabupaten Karangasem.
"Sedangkan untuk pasokan Avtur disuplai dari Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai," ujarnya.
Penyaluran BBM tersebut saat ini lanjut dia, dilayani melalui lembaga penyalur Pertamina yang didukung oleh 191 SPBU yang tersebar di wilayah Provinsi Bali, dan untuk produk gas didukung oleh 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), 74 Agen PSO, 22 Agen Non PSO dan 2564 Pangkalan LPG.
Di sisi lain, pihaknya menegaskan bahwa Pertamina telah mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan seperti bencana alam.
"Dalam hal ini, Pertamina telah menyiapkan Pola Supply Reguler, Alternatif dan Emergency tidak hanya dari TBBM yang berada di Bali, tetapi juga didukung oleh TBBM Cadangan dalam kondisi alternatif ataupun emergency, seperti dari Surabaya Group, Situbondo, Cilacap, dan Balikpapan," tutupnya. (ISU/PDN)