Podiumnews.com / Aktual / News

Pemprov Bali Apresiasi Workshop BSSN Perkuat SPBE

Oleh Podiumnews • 22 Januari 2021 • 21:38:05 WITA

Pemprov Bali Apresiasi Workshop BSSN Perkuat SPBE
(Foto: Istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi dan menyambut baik workshop Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang diharapkan akan memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam rilis yang diterima, Jumat (22/1), Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali Wayan Suarjana yang membacakan sambutan Sekda Bali dalam acara Workshop BSSN mengungkap implementasi SPBE membuat kerja pemerintah lebih mudah dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“SPBE membuat semua bekerja dengan cara-cara cerdas dengan  memanfaatkan berbagai teknologi informasi dan komunikasi khususnya internet dalam rangka memberikan pelayanan publik yang cepat, murah, efektif, efisien dan tentunya handal,” ungkapnya.

Dalam worshop dengan topic The role of Honeynet in Elektronic Based Government System di Hotel Mulia, Nusa Dua, Badung, Rabu (20/1/2021) itu, Sekda Bali menyampaikan manusia sebagai pengguna dari sistem eletronik memegang kunci penting dari berjalannya sebuah sistem elektronik dengan baik.

“Jika berhasil mengeksploitasi manusianya, maka sistem tercanggih apapun sudah dipastikan dapat dibobol. Tidak ada peralatan keamanan yang mampu menghalangi Rekayasa Sosial ini kecuali tingginya security awareness dari kita semua” ucapnya. 

Selain itu, menurutnya SPBE dinilai sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali yang terangkum dalam Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

“Kita komitmen  mengembangkan sistem tata kelola pemerintahan daerah yang efektif efisien, terbuka, transparan, akuntabel dan bersih serta meningkatkan pelayanan publik terpadu yang cepat, pasti dan murah, “ jelasnya.

Sekda Bali juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari BSSN seperti dalam implementasi Sertifikat Elektronik pada Tanda Tangan Elektonik (TTE), pelaksanaan IT Security Assesment untuk memeriksa keamanan aplikasiaplikasi, pengecekan keamanan ruang pimpinan dalam kegiatan Kontra Penginderaan, termasuk pemasangan sensor Honeypot di Provinsi Bali dan seluruh Kab/Kota se-Bali.

“Untuk itu kami menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya yang luar biasa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bertransformasi ke digital,“ tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfos Provinsi Bali Gede Pramana yang turut hadir selaku pembicara menyampaikan implementasi SPBE adalah salah satu  upaya Pemprov Bali dalam mewujudkan Bali Smart Island.

“Dalam upaya pencapaian tersebut telah dikembangkan sejumlah  sistem elektronik  digitalisasi  dalam penyelenggaraan pemerintah seperti absensi digital (face detection) , E-office, Cek diri, Love Bali , integrasi SIMPEG serta lainnya,” ungkapnya.

“Kami juga memberi layanan free wifi bagi desa adat, objek wisata dan puskesmas,” imbuhnya.

Acara yang dilakukan secara hybrid ini juga menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Dono Indarto serta Koordinator Sub Direktorat Deteksi Serangan Siber Andi Yusuf. (RIS/PDN)