Podiumnews.com / Aktual / News

Perawat RSUP Sanglah Yakinkan Vaksinasi COVID-19 Aman

Oleh Podiumnews • 31 Januari 2021 • 17:40:58 WITA

Perawat RSUP Sanglah Yakinkan Vaksinasi COVID-19 Aman
Ilustrasi (Foto: ant/istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Sebagai garda terdepan, seorang perawat RSUP Sanglah tetap meyakinkan rekan sesama tenaga kesehatan dan masyarakat bahwa vaksin aman dan pas untuk dibagikan.

"Tidak ada perasaan ragu saat divaksin COVID-19, sudah dipastikan oleh pemerintah dan sudah ada penelitian yang menyatakan vaksin itu sudah bagus dan pas," kata perawat RSUP Sanglah Ns. I Made Sutarja.

Ia mengatakan hal senada bahwa tidak ada efek samping yang dirasakan. Begitu juga sebelum divaksin, tidak ada keraguan yang muncul sebelum melalui proses vaksin.

"Rasanya biasa saja, tidak merasakan efek samping apa-apa, begitu juga sampai setelah beberapa hari tidak merasakan efek samping," ucapnya.

Ia berpesan kepada seluruh nakes maupun masyarakat untuk tidak ragu divaksin, jangan mudah mempercayai hoaks dan mencari sumber informasi yang kredibel. "Jangan ragu divaksin, karena saya sudah membuktikan saya sudah divaksin dan tidak mengalami efek samping apa-apa," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sub Bagian Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna bahwa vaksin aman bagi penerimanya.

Selama setengah bulan proses vaksinasi di seluruh Indonesia telah memberikan optimisme bahwa vaksin sinovac tidak signifikan memberikan efek yang merugikan, namun memang harus ditindaklanjuti dengan pengukuran kuantitatif seberapa besar angka antibodi yang tumbuh pada orang yang telah divaksin sinovac.

Dewa Ketut Kresna mengatakan, ketakutan atas sesuatu yang baru adalah manusiawi, namun hingga saat ini tidak ada efek samping yang signifikan terjadi sehingga ketakutan masyarakat tidak beralasan lagi.

Untuk proses lebih lanjut menurut dia, setiap penerima diberikan kartu sebagai sertifikat bahwa sudah divaksin. bila penerima vaksin mengalami gejala selama 14 hari, maka disarankan langsung menghubungi kontak dokter yang tertera tersebut. Dewa Kresna mengajak siapapun untuk mengikuti vaksin dan jangan menolak, demi kebaikan kita dan orang lain.

Namun ia mengingatkan, bahwa mereka yang sudah divaksin tidak berarti boleh mengabaikan protokol kesehatan karena aturan 3 M seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak tetap harus dipatuhi agar benar-benar virus tidak lagi mempunyai kesempatan menularkan pada manusia. (ANT/DEV/PDN)