Kain Tenun Endek Bali Mendunia di Tengah Pandemi
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementrian Perdagangan RI, Kasan Muhri mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Bali yang mampu membawa Kain Tenun Endek Bali mendunia di Masa Pandemi Covid-19.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi, akhirnya keindahan dan kehangatan Tenun Endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat mancanegara, semoga dengan kerja sama ini mampu menggerakan kembali ekonomi di Bali yang sedang terdampak akibat Pandemi Covid-19,” ungkap Kasan dalam rilis yang diterima, Minggu (14/2)
Diketahui, Gubernur Bali, Wayan Koster menandatangani serjasama dengan Rumah Mode Kelas Dunia asal Perancis, Christian Dior Couture, S.A dalam mempromosikan Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia untuk Tenun Endek Bali secara virtual, Kamis (11/2/2021).
Sementara itu, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementrian Dalam Negeri Muhammad Arif Hidayat menyampaikan komitmennya untuk mempromosikan dan melindungi kekayaan daerah. Pihaknya juga akan terus memfasilitasi Pemerintah Daerah dalam upaya melestarikan adat, kebudayaan serta tradisi di masing-masing daerah.
“Kami akan melakukan apapun untuk turut mempromosikan kekayaan daerah serta mempermudah kerjasama ini,” katanya yang juga turut menyaksikan proses penandatanganan kerjasama itu.
Hal serupa disampaikan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, I Gede Ngurah Swajaya. Menurutnya pihaknya akan terus berupaya memfasilitasi bentuk-bentuk kerjasama seperti ini antar negara. Itu merupakan bentuk kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam usaha melindungi dan melestarikan warisan budayanya.
“Saya harap kerjasama ini bisa menuai kesuksesan dan merembet ke bentuk kerjasama lainnya,” ujar Ngurah Swajaya.
Sedangkan vendor Christian Dior, CV Puri Bintang, Anak Agung Ngurah Manik serta Pengerajin Putri Ayu, Ida Ayu Puspita Hartaty menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster yang memfasilitasi perajin Tenun Endek Bali bekerjasama dengan rumah mode dunia asal Perancis, Christian Dior.
Pihak vendor Puri Bintang mengaku untuk memenuhi ekpektasi rumah mode ini, proses pengerjaan Kain Tenun Endek motif Bali asli dilakukan dengan kualitas kontrol yang ketat.
“Seperti biasanya kami menggunakan sisir 30 untuk motif kain, namun sekarang kami menggunakan motif sisir 70. Memang ada sedikit lonjakan harga, namun motif seperti ini kami optimis bisa dijual di Bali juga,” jelasnya seraya berharap dengan kerjasama ini, bisa mempengaruhi penjualan yang sempat sepi di masa pandemi Covid-19.
“Kerjasama ini juga memberikan dampak positif terhadap penenun atau perajin Kain Tenun Endek Bali yang sempat dirumahkan karena pandemi. Untuk memenuhi pesanan Christian Dior, kami di Perajin Putri Ayu menggandeng 45 penenun Bali, diantaranya 30 penenun dari Blahbatuh yang merupakan asuhan Putri Ayu, 6 penenun Srisedana Sukawati dan sisanya 9 penenun dari Giri Putri Bangli,” imbuhnya.
Menurut Ayu Puspita, saat ini pihaknya mengalami lonjakan pemesanan kain endek dengan motif yang sama seperti Christian Dior. Ia berharap hadirnya Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 yang sudah diimplementasikan dalam Pameran Bali Bangkit mampu memberikan dampak positif kepada perajin tenun lokal Bali.
Menyikapi hal itu, Gubernur Koster menyatakan perjuangan pemerintah dalam membantu para perajin IKM/UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 diawali dengan membuat regulasi yang berpihak kepada industri kecil dan menengah lokal Bal.
“Regulasi yang wajib kita implementasikan ini pula sebagai upaya kami di dalam melestarikan warisan budaya Bali,” ujar Gubernur jebolan ITB tersebut.
Gubernur Koster berharap kepada Christian Dior dapat menggunakan dan menjaga Kain Tenun Endek Bali dengan baik, agar ‘Taksu’ Kain Tenun Endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat dunia.
“Saya berharap Kain Tenun Endek Bali makin dikenal dunia, sehingga bisa berdampak bagi kesejahteraan perajin dan masyarakat Bali,” tutup Koster.
Turut hadir dalam penandatanganan kerjasama itu, Duta Besar Indonesia untuk Perancis, Arrmanatha Christiawan NASIR, dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster. (RIS/PDN)