Berbagai Pimpinan Instansi Dukung Kebijakan Penggunaan Kain Endek Gubernur Bali
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali menuai berbagai dukungan dari Pimpinan Instansi Vertikal di Bali,
Hal itu terungkap dalam acara ramah tamah di Wantilan Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Selasa (16/2).
Dukungan pertama hadir dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk yang berjanji akan menggunakan pakian busana berbahan Kain Tenun Endek Bali sesuai SE tersebut.
“Bapak Gubernur, kami di Kemenkumham Bali memiliki jumlah pegawai 1.569, dan saya himbau semua Kepala Unit Pelaksana Teknis agar ikut mensukseskan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 ini," jelasnya.
Dukungan selanjutnya oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengatakan bahwa SE adalah hal yang paling ditunggu-tunggu agar UMKM di Bali terus mengalami peningkatan penjualan di masa Pandemi Covid-19.
"Saya bangga terus pakai Endek. Untuk itu semua perbankan kita minta support, termasuk perbankan swasta di Bali juga kami ajak untuk menggunakan Kain Tenun Endek Bali ini," tegasnya.
Pada akhir sambutannya bahkan Trisno Nugroho menyampaikan pantun, ‘Jalak Bali terbang tinggi diatas Pura, meski banyak tenun lainnya, Endek Bali pilihan kita semua’.
Kasrem 163/Wirasatya, Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya Widana yang mewakili Danrem 163/Wirasatya juga menegaskan TNI sangat mendukung SE Gubernur Bali tersebut.
Kasrem menyatakan bahwa PNS dan Satuan Intel TNI biasanya menggunakan Endek pada hari Jumat, namun karena Surat Edaran Gubernur Bali itu, ia akan dukung bersama pegawai dengan mengenakaknnya di hari Selasa.
“Siapa lagi yang mendukung, kalau bukan kita,” tegasnya.
Tak luput Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab menyebutkan dirinya setiap hari memakai Endek di setiap acara apapun.
Menurutnya, Kain Endek Bali memiliki bahan sejuk, warnanya indah dan tidak norak. Jadi enak, nyaman dipakai kapanpun sejak awal bertugas di Bali.
"Kita siap mendorong SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 agar efektif, dan kami di Ombudsman yang hanya memiliki 20 staf untuk mengawasi Anggaran Bupati/Walikota serta Sekda Se-Bali akan saya ajak memakai busana Endek. Jadi lumayan, kalau 20 dikalikan Rp 1 Juta, maka UMKM di Bali sudah dapat Rp 20 Juta di masa Pandemi ini," ujarnya.
Begitu pula Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si mengungkapkan di Bali terdapat 58 Perguruan Tinggi, dengan memiliki dosen sebanyak 3.443, belum lagi termasuk dosen tidak tetap.
“Kalau itu semua pakai Endek, pasti semua perajin akan hidup berkembang ekonominya,”ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengharapkan semangat penggunaan Kain Tenun Endek harus dinovasikan dalam berpakian adat.
"Bagaimana caranya mengkonsep agar Kain Tenun Endek Bali ini di desain dengan warna yang putih juga, dan bisa digunakan untuk upacara adat," pungkasnya. (RIS/PDN)