Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

PLN NTB: Penerima stimulus bertambah jadi 890.777 pelanggan

Oleh Podiumnews • 27 Februari 2021 • 19:41:39 WITA

PLN NTB: Penerima stimulus bertambah jadi 890.777 pelanggan
Pelanggan golongan subsidi yang mendapatkan stimulus listrik. (Foto: ant/istimewa)

MATARAM, PODIUMNEWS.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat mencatat jumlah pelanggan mendapatkan stimulus COVID-19 dari pemerintah bertambah menjadi 890.777 pada Februari 2021.

"Pada Januari terdapat 884.656 pelanggan tarif subsidi yang menikmati stimulus COVID-19. Hingga, 24 Februari 2021, ada penambahan sebanyak 6.121 pelanggan," kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran di Mataram, Sabtu (27/2).

Ia mengatakan pemerintah kembali memberikan stimulus berupa bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan sebagai bagian dan upaya perlindungan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi COVID-19.

"Kebijakan tersebut merupakan lanjutan dari bantuan bagi pelanggan rumah tangga bersubsidi maupun bisnis dan industri golongan tegangan rendah yang diberikan pada 2020," ujarnya.

Menurut Lasiran, jumlah pelanggan yang menerima stimulus akan bertambah, mengingat masih ada empat hari terakhir pada Februari yang belum terhitung.

Selain itu, kata dia, diskon tagihan listrik dari PLN berlaku hingga akhir Maret 2021.

Adapun khusus untuk kategori pelanggan rumah tangga adalah masyarakat yang memperoleh subsidi, yaitu terdaftar pada basis data terpadu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"Bantuan keringanan biaya listrik atau stimulus tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk membantu kehidupan warga masyarakat yang terdampak COVID-19," ucapnya pula.

Ia menyebutkan stimulus tersebut diberikan untuk pelanggan rumah tangga daya 450 volt ampere (VA) dengan diskon 100 persen tagihan listrik.

Selain itu, diskon 50 persen tagihan listrik bagi pelanggan kategori daya 900 VA bersubsidi, dan diskon tagihan listrik sebesar 100 persen turut diberikan bagi pelanggan bisnis dan industri berdaya 450 VA.

Stimulus juga diberikan untuk pedagang kecil, penyandang masalah sosial, atau usaha mikro kecil dan menengah.

"Kami berharap pelanggan dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik. Dengan begitu, minimal masyarakat dapat terbantu ekonominya," kata Lasiran. (ANT/DEV/PDN)