PON Papua 2020, KONI Bali Target Posisi 5 Besar
DENPASAR, podiumnews | Demi persiapan lebih dini, KONI Bali telah memproyeksikan mengejar target tembus posisi 5 besar, pada PON XX di Papua tahun 2020 mendatang. Jika semua siap, optimis target itu mampu direalisasikan nantinya.
PON Papua memang masih 3 tahun lagi. Namun KONI Bali telah memproyeksikan tembus posisi 5 besar dari posisi 6 besar, pada PON XIX Jawa Barat (Jabar) 2016 lalu. Proyeksi target itu diutarakan lebih awal, demi persiapan cabang olahraga (cabor) di bawah KONI Bali, langsung mempersiapkan atlet yang berkualitas dan berorientasi dan berbicara soal raihan emas, dan bukan perak atau perunggu lagi.
“Ya proyeksi target untuk di PON Papua memang 5 besar. Kan tidak mungkin target harus dibawah 6 besar yang Bali raih di PON Jabar. Lima besarlah, meski berat dan membutuhkan kerja keras untuk merealisasikan itu,” tutur Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Minggu (13/8).
Selain proyeksi target 5 besar, juga perolehan medali tidak lagi berbicara di raihan 20 emas seperti di PON Jabar. Menurutnya, perolehan medali emas paling tidak harus lebih atau pada kisaran raihan 30 medali emas di PON Papua nanti.
“Mari kita semua bekerja keras mulai sekarang dan dimulai dengan para atlet menunjukkan kualitas terbaiknya di Porprov Bali XIII di Gianyar September mendatang. Setelah itu atlet dan cabor langsung bekerja keras meningkatkan kemampuan dan kualitas terbaiknya itu, sebagai persiapan sejak dini termasuk di ajang pra-PON nantinya,” tambah Suwandi.
Apalagi, persaingan di PON Papua bakal ketat, karena yang bersaing keras nantinya pasti Kalimantan Timur yang bercokol di ranking 5 pada PON Jabar, Bali sendiri di posisi 6, Riau di posisi 7 dan tuan rumah Papua nantinya yang bercokol di posisi 8. Selisih emas juga tidaklah jauh diantara empat provinsi tersebut.
“Jadi khusus Papua yang nota bene tuan rumah pastinya juga bakal bekerja keras menyodok posisi 5 dan 6, dan Bali harus siap disodok juga. Jadi Bali harus bersiap melakukan antisipasi itu. Cabor pun juga setelah Porprov Bali harus melihat semua itu,” tandas Suwandi.
Mantan Ketua Umum KONI Badung juga memberikan peringatan kepada cabor yang menjadi andalan emas di PON. Salah satunya disebutkan cabor pencak silat. Dimana di PON Riau menyabet enam emas, turun meraih dua emas saja di PON Jabar. Juga pesilat yang biasanya lebih dua turun di SEA Games sebelumnya, kini di SEA Games Malaysia 2017 hanya satu pesilat Bali saja yang turun. (rie)