Podiumnews.com / Aktual / News

Gubernur Koster: Perkokoh Persatuan dengan Berpedoman Pada Pancasila

Oleh Podiumnews • 06 Maret 2021 • 20:54:29 WITA

Gubernur Koster: Perkokoh Persatuan dengan Berpedoman Pada Pancasila
Gubernur Bali, Wayan Koster saat pembukaan Rakerda Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan Pengukuhan, Ta'Aruf di Bali Intercontinental Hotel, Badung, Sabtu, (6/3).. (Foto: Istimewa)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Generasi penerus Bangsa harus terus memperkokoh persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berpedoman pada Ideologi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Demikian ungkap Gubernur Bali, Wayan Koster saat membuka Rakerda Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali yang dirangkaikan dengan Pengukuhan, Ta'Aruf di Bali Intercontinental Hotel, Badung, Sabtu, (6/3).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng itu mengapresiasi diselenggarakannya acara tersebut yang bertajuk Memperkokoh Kebersamaan Membangun Optimisme di tengah Pandemi.

"Tema ini sangat tepat, karena memperkokoh kebersamaan merupakan kebutuhan kita di Indonesia termasuk di Bali untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu saya mengajak kita semua memiliki komitmen dalam menjaga ideologi Pancasila ini yang sudah diwariskan oleh The Founding Father sekaligus pendiri bangsa Indonesia, Bapak Soekarno-Hatta," ujar Gubernur.

Dihadapan seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir, Gubernur Koster mengajak untuk bersama-sama untuk menjaga Bali, dengan anugerah alam, manusia dan kebudayaannya yang adi luhung.

"Sehingga, ditengah pandemi ini, saya memohon agar kita semua mencegah bahaya Covid-19 dengan disiplin memakai masker, supaya siklus alam ini segera berlalu dan kita kembali bisa bekerja dan membangun Pulau Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru," jelasnya seraya memukul gong sebagai penanda dibukanya Rakerda MUI Provinsi Bali.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan, Ta'Aruf & Rakerda Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali, Wahyu Sri Handono dalam laporannya mengatakan jumlah peserta yang ikut dalam acara ini sebanyak 150 orang, dan sebelum kegiatan berlangsung semua peserta wajib mengikuti Rapid Test Antigen. (RIS/PDN)