Masuki Tahun 2019, Suwantara Ajak Pemuda Bali Kembangkan Kewirausahaan
TABANAN, PODIUMNEWS.com - Ketua Pembina Teruna Hindu Dharma (THD) Bali I Putu Suwantara memprediksi pada tahun 2019, pemuda Bali akan menghadapi tantangan kompleks yang makin kompleks dan beragam. Apalagi memasuki era industri 4.0 saat ini.
Untuk itu, tokoh pemuda Hindu Bali yang menggondol gelar doktor sebelum usia 32 tahun ini mengajak para pemuda Bali agar mengembangkan semangat kewirausahaan. Sehingga para pemuda Bali mampu memenangi persaingan dan menjadi tuan di rumah mereka sendiri.
Hal itu disampaikannya usai menggelar kegiatan bhakti sosial THD Bali di Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala Tabanan yang kebetulan berbarengan dengan perayaan perayaan hari ulang tahunnya yang ke-32 tahun, Minggu (30/12/2018).
Akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Warwadewa (Unwar) ini kemudian mengatakan bahwa keberadaan THD Bali ke depan diharapkan akan mampu memberi memberi manfaat positif terhadap pemuda Hindu Bali.
"Kami berharap THD akan mampu memberi pandangan positif yang lebih baik terhadap pemuda Hindu Bali dalam menghadapi masa depan. Selain memperkuat karakter mereka juga tentunya. Salah satunya melalui pengembagan kewirausahaan," ungkap pria asal Kabupaten Badung ini.
Menurut pengusaha muda sukses yang memiliki sejumlah perusahaan dengan aset mencapai miliaran rupiah ini, apa yang menjadi harapan serta dikerjakan THD sebagai organisasi dalam mencapai tujuan itu didukung oleh sejumlah tokoh dan pakar terkemuka di Bali.
Mereka di antaranya adalah mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Prof. A.A Raka Sudewi, Prof. Made Damriyasa, Prof. I Gede Arya Sugiartha dan Prof. Wayan Dibia. "Beliau-beliau tersebut duduk sebagai dewan penasehat," kata alumni Universitas Udayana ini.
Selain itu pula, THD Bali didukung sejumlah kalangan profesional serta akademisi muda. "Melalui pemikiran-pemikiran mereka tadi, kami harapkan akan lahir ide-ide serta konsep yang luar biasa tentang bagaimana mengembangkan karakter serta semangat kewirausahaan para pemuda Bali," tutupnya. (ISU/PDN)