Podiumnews.com / Aktual / News

Sri Wigunawati: Gung Danil Sosok Teguh dalam Prinsip

Oleh Podiumnews • 10 Januari 2019 • 08:55:06 WITA

Sri Wigunawati: Gung Danil Sosok Teguh dalam Prinsip
Cucu Pahlawan Bali I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Agung Danil Yunanda Yudha (istimewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kabar duka kepergian I Gusti Agung Danil Yunanda Yudha untuk selamanya mengejutkan banyak koleganya termasuk calon anggota DPD RI Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati.

Sri Wigunawati yang mengenal secara akrab cucu pertama Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai ini merasa kehilangan sahabat diskusi dan perjuangan.

Cucu pertama Pahlawan Bali I Gusti Ngurah Rai itu, meninggal dunia karena sakit jantung pada Rabu 9 Januari 2019 dinihari di RSUP Sanglah Denpasar.

Di mata Sri Wigunawati, sosok Gung Danil yang meninggal dunia karena sakit jantung pada Rabu 9 Januari 2019 dini hari di RSUP Sanglah Denpasar dianggap sebagai adik dan saudara.

"Saya, kami semua kehilangan adik, saudara, sahabat diskusi dan perjuangan,"ucap Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali itu.

Sri Wigunawati mengaku tumbuh dan berproses dalam organisasi maupun berpolitik secara bersama-sama.

"Gung Danil bersama saya, bertumbuh sebagai seorang organisatoris di organisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan dan parpol," sambung tokoh perempuan asal Kabupaten Jembrana ini.

Bahkan, kala sama-sama aktif di Partai Golkar, bersama Gung Danil dirinya bersama-sama mengawal partai saat mengalami keterpurukan. Hingga akhirnya, keduanya mencari jalan dan format masing-masing sebagai pilihan perjuangan.

Meski akhirnya tidak bersama-sama dalam organisasi, namun calon DPD RI nomor 25 ini, tetap membangun komunikasi, silahturahmi tetap berjalan dengan baik,

"Bagi saya, Gung Danil sosok yang rendah hati, humble, setia kawan, tidak banyak bicara tetapi sekali bicara tegas dan to the point," tandasnya.

Bahkan, Sri Wigunawati memberi kesaksian jika almarhum bukan seorang komfromais, ketika ada hal-hal yang tidak sesuai aturan. Sikap itu sebagaimana melakat dan menjadi prinsip sang kakek Pahlawan I Gusti Ngurah Rai.

"Baru kemarin rasanya kita masih diskusi tentang politik dan rumah kita dulu tentang setrategi dan harapan, selamat jalan, saudaraku sahabatku Agung Danil Yudha Dumogi Amor Ring Acintya," tutur Sri Wigunawati terbata. (ISU/PDN)