Bupati Badung: Jangan Terjadi Dana Turun, Tapi masyarakat Tak Menerima
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta pimpin rapat koordinasi terkait mekanisme percepatan penyaluran BLT APBD Badung dengan sistem QR Code, secara virtual, pada Rabu (28/7) di Puspem Badung.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh camat, perbekel, lurah, sekretaris desa (Sekdes), sekretaris kelurahan (Seklur), kelian dinas, kepala lingkungan dan anggota BPD se-Kabupaten Badung.
Bupati Giri Prasta mengatakan program BLT ini merupakan wujud kesetiaan dan keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat Badung di masa PPKM.
“Saya tidak mengambil sikap yang biasa-biasanya saja atau on the track, namun langkah konkret saya hari ini adalah out of the box, keluar dari zona nyaman, karena itu yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.
Hal inilah yang melatar belakangi pihaknya mengambil sebuah diskresi dalam menghadapi ujian sebagai kepala daerah. “Tugas kita semua sekarang bagaimana kita keluar dari era kegelapan ini. Inilah tanggung jawab kita sekalian,” ujarnya.
Maka itu, ia meminta agar semua desa /kelurahan di Badung secepatnya menutaskan penyaluran bantuan yang berasal dari pemerintah pusat maupun Pemkab Badung. Oleh sebab itu, ia meminta semua perbekel/lurah membuat pakta integritas yang wajib ditandatangi perangkatnya.
“Apabila ada perangkat desa atau kelurahan yang tidak menunaikan tugas secara baik, nanti akan berurusan dengan pakta integritas tersebut,” tegasnya
“Jangan sampai terjadi, dana turun ke masyarakat, tapi masyarakat tidak ada menerima. Lomba kita saat ini adalah mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Turut hadir pula, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Kadis Dukcapil AA Ngurah Arimbawa, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra dan Kepala BPD Cabang Mangupura. (ISU/PDN)