Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Genjot Transformasi BUMN di Tengah Pandemi

Oleh Podiumnews • 21 September 2021 • 18:40:57 WITA

Genjot Transformasi BUMN di Tengah Pandemi
(Foto: Istimewa)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, momentum pandemi COVID-19 harus menjadi faktor pendorong transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di dalam negeri. Sehingga, segera terbentuk holding dan subholding klaster-klaster industri strategis pada waktu dekat. 

Dengan transformasi BUMN, niscaya akan membuat setiap perusahaan plat merah milik negara menjadi lebih baik. Seiring dengan hal itu, maka dapat membawa dampak positif dalam berbagai aspek termasuk, peningkatan pelayanan publik yang menjadi lebih baik kepada khalayak luas pada beberapa waktu kedepan.  

"Transformasi BUMN menjadi keharusan agar BUMN-BUMN kita ini menjadi BUMN yang kelas dunia, yang semakin profesional, yang semakin kompetitif, yang semakin menguntungkan, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan membuka semakin banyak pekerjaan," kata Presiden Jokowi, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Provinsi Banten, Selasa (21/9).

Dampak hal di atas, secara khusus juga akan berdampak positif kepada PT Krakatau Steel dalam beberapa waktu ke depan. Sehingga, perusahaan negara itu dapat kembali sehat seperti sediakala dengan adanya perubahan di atas. 

"Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat, karena memang sebelumnya kurang sehat. Produksinya juga semakin lancar," katanya. 

Menurut Presiden, dirinya memberikan perhatian yang sangat besar terhadap perusahaan plat merah itu belakangan ini. Mengingat, perusahaan ini memiliki potensi yang sangat besar dalam memenuhi pasokan baja di tanah air. 

Sebab, permintaan baja sangat besar di dalam negeri dalam beberapa waktu ini. Semakin baiknya performa dari perusahaan plat merah ini akan membawa dampak positif kepada pemenuhan pasokan baja untuk tanah air. 

"Saya memberikan perhatian besar pada industri baja ini. Produk yang dihasilkan sangat dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh industri," imbuhnya. 

Optimalnya, perfoma perusahaan tersebut dalam memenuhi pasokan baja ke tanah air. Tentunya, akan secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri di tahun- tahun berikutnya. 

"Nanti akan mengurangi semakin banyak impor kita dari negara-negara lain dan merupakan salah satu pilar penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia," pungkasnya. (COK/RIS/PDN)