Podiumnews.com / Khas /

Generasi Muda dan Nilai Pancasila Disebut Sebagai Kunci Indonesia Maju 2045

Oleh Podiumnews • 08 November 2021 • 19:15:08 WITA

Generasi Muda dan Nilai Pancasila Disebut Sebagai Kunci Indonesia Maju 2045
(Foto: Istimewa)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Dialog dengan tema “Pemuda Bicara Menyongsong Indonesia Tahun 2045 di Jakarta, Senin, (8/11). Dialog memperingati hari sumpah pemuda dan hari pahlawan itu diikuti ratusan anggota organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan bidang kepemudaan dan kebangsaan seluruh Indonesia secara daring dan luring,

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M mengatakan dalam pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila BPIP tidak bisa sendiri sehingga perlu ada keterlibatan aktif dari berbagai pihak yang terhimpun secara sinergi salah satunya dengan organisasi kepemudaan dan kebangsaan.

Generasi muda dan nilai-nilai Pancasila disebut sebuah kunci untuk menyongsong masa depan Indonesia yang maju dan beradab di tahun 2045. Hal tersebut juga sejalan dengan arahan presiden Joko Widodo pada saat Presidential Lecture tentang pentingnya membumikan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila terutama kepada generasi muda.

“Dimana Indonesia pada tahun 2045 diharapkan menjadi negara maju dan beradab dengan kekuatan ekonomi terbesar dan meningkatnya kemandirian dan kecerdasan bangsa,” ujarnya saat sambutan pada pembukaan acara.

Ia juga mengaku kekuatan ekonomi kreatif digital terbesar di dunia itu akan menjadi tantangan besar bagi generasi muda yang merupakan calon pemimpin masa depan. Selain itu menurutnya tahun 2045 akan menjadi impian besar Indonesia dalam yang mampu bersaing dengan negara-negara lainnya dalam berbagai sektor.

“Ada banyak tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda dalam merealisasikan Indonesia 2045 salah satunya ialah memperbaiki moral dan karakter bangsa,” jelasnya.

Saat membuka acara Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono, M.Pd mengapresiasi dengan kegiatan dialog tersebut karena merupakan upaya gotong royong dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Sejarah membuktikan, peran pemuda sangat penting dalam kemerdekaan hingga pembangunan bangsa dan negara, pelpornya adalah pemuda,” tegasnya.

Dirinya berharap pemuda-pemuda saat ini memiliki kepercayaan diri sebagai generasi muda yang menjadi tonggak perubahan bagi kehidupan bangsa karena pada dasarnya peran pemuda adalah sebagai agen perubahan yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Dengan tuntutan zaman yang paling penting adalah generasi muda saat ini harus memiliki sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena apa penjajahan saat ini adalah dengan ilmu pengetahuan dan teknologi”, ujarnya.

Ia juga menyebut revolusi tahun 2045 adalah revolusi pemuda, karena pemuda saat ini menjadi pelopor yang memiliki keberanian untuk kemajuan. Ia juga menjelaskan negara yang berkemajuan adalah negara yang memiliki Sumber Daya Manusia yang maju.

“Ekonomi yang maju adalah bukan berbasis pada materi melainkan pada ekonomi berbasis pengetahuan dan saya optimis Sumber Daya Manusia yang maju ini akan bisa kita wujudkan di tahun 2045, karen anak-anak muda indonesia bukan anak-anak keturunan bangsa pecundang tapi keturunan dari anak-anak pejuang,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Dewan Pengarah BPIP Jenderal TNI (purn) Wisnu Bawa Tenaya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (purn) Moeldoko, gubernur Lemhanas Letnan Jenderal TNI (purn) Agus Widjojo, mereka mengapresiasi dan berharap dapat mewujudkan komitmen bersama Indonesia maju tahun 2045 dengan berbagai terobosan dan gagasan gotong royong yang bersifat konkret. (COK/RIS/PDN)