Podiumnews.com / Khas /

Surat Gubernur dan MDA, Wujud Apresiasi Kreativitas Ogoh-ogoh Ramah Lingkungan

Oleh Podiumnews • 11 Januari 2022 • 20:52:38 WITA

Surat Gubernur dan MDA, Wujud Apresiasi Kreativitas Ogoh-ogoh Ramah Lingkungan
Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Prof. Dr. I Wayan

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Prof. Dr. I Wayan "Kun" Adnyana mengungkapkan terbitnya surat Gubernur Bali dan Surat Edaran Majelis Desa Adat (MDA) Provinisi Bali tentang Pembuatan dan Pawai Ogoh-ogoh menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944, merupakan apresiasi Gubernur dan lembaga Desa Adat terhadap kreativitas Yowana (generasi muda,-red) dalam mengkreasikan ogoh-ogoh yang ramah lingkungan.

“Pembuatan Ogoh – ogoh serangkaian Hari Suci Nyepi, kita ketahui bersama merupakan tradisi tahunan di setiap Desa Adat se-Bali. Jadi hal ini merupakan respon positif dari Gubernur Bali dan MDA untuk senantiasa mengapresiasi kreativitas pembuatan Ogoh - Ogoh, terutama dari segi bahan dan material yang tidak menggunakan styrofoam dan plastik,” ungkap Kun Adnyana dalam keerangan tertulisnya yang diterima, Selasa (11/1).

“Tapi lebih mengutamakan kreativitas dengan menggunakan material ramah lingkungan, atau bahkan dapat menggunakan bahan-bahan alam, seperti ijuk, kerangka bambu, daun-daun kering, dan lain-lainnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kun Adnyana menyebut di dalam pembuatan Ogoh – ogoh kalangan Yowana Bali dinilainya sangat kreatif, termasuk dalam memilih subjek karya ogoh-ogoh, hingga bentuk yang terkadang memakai metode rakit dengan paduan teknologi kinestetik berupa gerakan-gerakan unik.

“Kreativitas seperti ini tentu positif, terlebih mendapat pelindungan dari Gubernur Bali dan juga MDA,” katanya.

Meskipun mendapatkan pelindungan, namun Rektor ISI Denpasar ini meminta seluruh stakeholder khususnya para Yowana untuk melakukan upaya-upaya pengendalian Covid-19 di setiap wewidangan Desa Adat terkait pawai atau pengarakan Ogoh – ogoh. (ISU/PDN)