Diduga Akibat Korsleting, 5 Toko Dekat Lapas Kerobokan Hangus Terbakar
KEROBOKAN, PODIUMNEWS.com - Pada Rabu (27/3) malam, warga di sekitar Lapas Kerobokan tepatnya di Jalan Gunung Tangkuban Perahu Lingkungan Banjar Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, dihebohkan oleh peristawa kebakaran hebat.
Penyebab kebaran yang menghanguskan lima toko dan satu warung itu masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun diduga kuat, kebakaran itu disebabkan korsleting listrik.
Menurut saksi Nurhakim (39) yang juga pemilik stand nomor 3-4 (warung Jember) menerangkan, setelah berjualan dari Pasar Senggol Taman Sari, saksi pulang ke rumahnya di jalan Tangkuban Perahu.
Namun saat akan menonton tv, saksi heran melihat banyak kepulan asap masuk ke dalam ruangan kamarnya melalui pentilasi AC.
“Saksi kemudian mencari tahu asal asap tersebut. Setelah melihat layar CCTV, ternyata banyak asap mengepul disertai bunyi gemertak dari atas atap,” ujar sumber, Kamis (28/3).
Saksi sadar bahwa ada kebakaran. Dia lalu membawa istri dan anaknya keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.
Sementara dari keterangan karyawan counter YNL Cell, Ordinandus (23), setelah selesai bekerja dia menutup counter dan kemudian tidur. Namun saksi terbangun karena dikagetkan suara pintu rolling digedor pemilik warung Jember, Agus.
“Saksi langsung menyelamatkan diri namun bersusah payah keluar karena banyak asap mengepul diruangan counter,” ujar sumber.
Sekira pukul 00.30 dini hari, tim dari UPTD Damkar Badung Selatan tiba di TKP dilokasi dengan mengerahkan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran.
Petugas pemadam sedikit kewalahan karena kobaran api semakin membesar. Petugas kebakaran bertindak cepat memutuskan arus listrik guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Setelah dua jam berjibaku menjinakkan si jago merah, api berhasil dipadamkan sekira pukul 02.15 Wita.
Kanitreskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim yang dikonfirmasi wartawan mengatakan diduga kuat terjadi kebakaran itu akibat korsleting listrik.
“Kerugian belum diketahui tapi kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” terangnya, Kamis (28/3). (ENI/PDN)