Cok Ace Sebut Kesejahteraan Masyarakat Bali Belum Sepenuhnya Terwujud
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Wagub Bali, Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyebut apabila masyarakat Bali meyakini bahwa seluruh tindakannya dipayungi oleh kekuatan para dewa, maka sudah sepatutnya hidupnya sejahtera.
Namun, kata Cok Ace, pada kenyataannya, kesejahteraan dan kebahagiaan hidup masyarakat Bali masih belum sepenuhnya bisa diwujudkan.
“Refleksivitas terhadap keterpukuran pariwisata Bali saat pandemi Covid-19, yang berimplikasi luas terhadap kondisi perekonomian masyarakat Bali, termasuk meningkatnya angka kemiskinan,” ungkap Wagub dalam acara Widya Sancaya I tahun 2022, di Universitas Hindu Indonesia, Sabtu (19/3).
Hal itu menurutnya semakin memperkuat keyakinan bahwa ada banyak aspek yang masih harus diperbaiki dalam pembangunan Bali.
“Kembali lagi, harmoni antara wadah (Alam) dan isi (manusia dan semua makhluk) sebagai sumber kebahagiaan hidup itulah yang belum terwujud dalam pembangunan Bali saat ini,” ungkapnya.
Penulis buku ‘Padma Bhuwana Bali’ itu, mengacu pada lontar Padmabhuwana yang menyatakan bahwa Mpu Kuturan, sekitar abad ke-11 yang menyebut Bali sebagai Padmabhuwana. Danghyang Nirartha pada abad k-15 juga menyatakan hal yang sama.
Disana, Bali digambarkan sebagai satu kesatuan ruang yang dijaga oleh kemahakuasaan Dewata Nawasanga dengan atribut, karakter, dan fungsi masing-masing. Dalam ruang inilah, seluruh aktivitas masyarakat Bali berlangsung untuk mewujudkan tujuan hidupnya, moksartham jagadhita.
"Konsep Padma Bhuwana Bali ternyata sudah ada sejak zaman dahulu dan semesta tanpa sengaja sudah mempolakan letak wilayah berdasarkan karakter demografinya," ungkap Cok Ace.
Ia juga menjelaskan tidak ada satu pun kebahagiaan dapat diperoleh manusia manakala ia gagal membina hubungan integral, harmonis, dan berlanjut dengan alam-lingkungannya.
“Untuk ke depannya, pariwisata berkelanjutan perlu dilakukan sesuai dengan penataan berdasarkan karakteristik wilayahnya. Bukan semata-mata meng-copy paste pengembangan pariwisata yang sudh ad di Bali Selatan,” tuturnya.
Di akhir acara, Wagub bersama Koordinator Staf Khusus Presiden RI A. A Ari Dwipayana, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab melakukan penanaman bibit bunga cempaka dan bunga sandat di halaman kampus Universitas Hindu Indonesia. (ISU/PDN)