Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Badung-Kementan Kembangkan Pisang Varietas Baru

Oleh Podiumnews • 24 Maret 2022 • 16:01:00 WITA

Badung-Kementan Kembangkan Pisang Varietas Baru
Dinas Pertanian dan Pangan Badung melakukan sosialisasi pengembangan tanaman pisang dan verifikasi calon petani di Subak Abian Merta Sari dan Semanik Sari Desa Plaga Kecamatan Petang, Rabu (23/3). (Foto: doc.podiumnews.com)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Dinas Pertanian dan Pangan Badung bekerjasama dengan Ditjen Buah dan Hortikultura Kementan RI akan mengembangkan tanaman pisang varietas baru Barangan Jumbo (Bajo) yang saat ini digandrungi konsumen. 

“Guna ikut mengisi peluang pasar buah pisang di Bali yang masih terbuka lebar dan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Kadistan Badung I Wayan Wijana dalam keterangan tertulisnya yang diterima podiumnews.com, Kamis (24/3).

Wijana menyebut kebutuhan pisang di Bali setiap tahun mengalami peningkatan. Hal itu menurutnya karena masyarakat Bali tak hanya menggunakan pisang untuk kebutuhan kaonsumsi, tetapi juga untuk ritual keagamaan.

“Tingginya kebutuhan pisang di Bali tidak diimbangi dengan produksi pisang lokal akibatnya pisang dari luar daerah mengalir masuk ke Bali,” kata Kadis.

Mengingat potensi pasar pisang itu, Ia mengusulkan pengembangan pisang dan disambut baik oleh Kementan RI dengan mengalokasikan kegiatan Gerakan Nasional (Gernas) pisang di Badung seluas 20 hektar.

Sementara itu, Koordinator Tanaman Terna dan rambat Ditjen Buah dan Hortikultura, Sri Haryati mengatakan, permintaan pisang Bajo di dalam negeri saat ini sangat tinggi bahkan berpeluang untuk diekspor.

Pisang Barang Jumbo menurutnya memiliki beberapa keunggulan. Disamping rasanya manis, tanaman pisang jenis ini bisa tumbuh baik didataran rendah maupun tinggi.

“Dan sudah bisa berproduksi dalam jangka waktu 9 bulan sejak ditanam,” ungkapnya.

Melalui Gernas pisang, Kementan juga akan membantu petani dengan berbagai sarana pertanian serta menyiapkan off taker yang akan mendampingi dan membeli hasil panen petani sesuai grade dan harga pasar dalam bentuk MOU.

Dinas Pertanian dan Pangan Badung melakukan sosialisasi pengembangan tanaman pisang dan verifikasi calon petani di Subak Abian Merta Sari dan Semanik Sari Desa Plaga Kecamatan Petang, Rabu (23/3). (Ady)