Atasi Pengangguran, Desa Ini Fasilitasi Warga Kerja Luar Negeri
BULELENG, PODIUMNEWS.com – Atasi pengangguran Angkatan kerja muda di desa, BUMDes Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tunjung Mekar dikelola Pemerintah Desa (Pemdes) Tunjung, Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, memfasilitasi sejumlah warga mereka bekerja ke luar negeri terutama kapal pesiar.
Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Tunjung I Made Sadia pada Rabu (20/4) di Buleleng.
Ia menjelaskan bahwa Pemdes Tunjung kerjasama BUMDes Tunjung Mekar melakukan terobosan pemberian pinjaman tanpa jaminan (agunan) dengan bunga 1 persen kepada warga ingin bekerja ke luar negeri.
“Sampai saat ini tercatat 30 orang angkatan kerja muda baru yang sudah difasilitasi keberangkatannya bekerja ke luar negeri terutama kapal pesiar,” sebutnya..
Untuk memfasilitasi pemberangkatan kerja ke luar negeri utamanya ke kapal pesiar, BUMDes Tunjung Mekar melakukan kerjasama dengan agen penyalur kerja kapal pesiar milik ketua BUMDes.
"Kebetulan agen yang bekerja sama dengan kami merupakan milik ketua BUMDes sendiri, dan beliau sebelumnya mantan pekerja kapal pesiar," ucapnya.
Ditambahkan, sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri (kapal pesiar), angkatan kerja ini mesti melalui beberapa tahapan, sampai tahapan terakhir menunggu jadwal pemberangkatan.
Tahapan-tahapan ini dilaksanakan untuk menambah skill atau kemampuan dari para calon tenaga kerja sebelum mereka dipanggil/dijadwalkan keberangkatannya.
"Kami di sini melakukan pelatihan Bahasa Inggris sampai dengan mengadakan tes. Setelah tahapan itu dilalui, nantinya tinggal menunggu tanggal keberangkatannya saja," ujarnya.
Terkait program ini, sangat direspon baik oleh masyarakat Desa Tunjung, utamanya orang tua dari para angkatan kerja muda itu sendiri.
Hal ini menjadi motivasi masyarakat yang mulanya tidak bekerja/pengangguran beralih bekerja ke luar negeri (kapal pesiar).
Pihaknya berharap, dengan adanya program inovasi ini, ke depan angkatan kerja muda baru Desa Tunjung dapat bekerja ke luar negeri sehingga tingkat pengangguran desa bisa ditekan.
Jika tingkat pengangguran bisa ditekan secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian desa.
"Besar harapan saya, melalui program ini, kedepannya tingkat kemiskinan desa kami menurun," harapnya. (Suteja)