Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Cok Ace Prihatin Bali Masih Terdapat Anak Putus Sekolah

Oleh Podiumnews • 30 April 2022 • 19:51:00 WITA

Cok Ace Prihatin Bali Masih Terdapat Anak Putus Sekolah
Wagub Cok Ace saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 BKOW pada Sabtu (30/4) di Denpasar.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati memerasa prihatin terhadap masih terdapatnya permasalahan anak-anak putus sekolah di Bali.

Hal itu terungkap pria akrab disapa Cok Ace ini saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-59 Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) pada Sabtu (30/4) di Denpasar.

Menurut Cok Ace, tidak seharusnya di Bali sampai terdapat anak-anak putus sekolah. Sebab Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Bali telah menerapkan Program Wajib Belajar 12 Tahun dengan sumber anggaran berasal dari pemerintah pada masing-masing wilayah.

"Hanya dengan pendidikan tinggi setiap anak dan berasal dari kalangan apapun dapat mengubah hidupnya,” ujarnya.

Ia juga merasa prihatin melihat bagaimana sejumlah anak-anak usia sekolah turun ke jalan untuk menjual tisu, bahkan mengamen sambal menggendong bayi. Oleh karena itu, ia lalu mengajak BKOW Bali turut serta memberikan kesadaran pada anak-anak tersebut.

Selain itu, ia juga mengajak BKOW Bali turun ke lapangan menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19.

"Bantuan yang kita bawa tidak perlu terlalu banyak dan besar, namun yang terpenting adalah merata, dan itu menunjukkan rasa empaty terhadap masyarakat,” ucapnya.

Kemudian ia berharap BKOW Bali dengan visi menyatukan persepsi tentang upaya peningkatan kualitas SDM khususny perempuan, diharapkan mampu bergerak sejajar dan berdampingan dengan TP PKK dan pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat Bali.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Bali Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati menyampaikan bahwa melalui misi BKOW berperan aktif dalam upaya mendukung program pemerintah serangkaian pemberdayaan perempuan menuju keadilan dan kesejahteraan gender (KKG), diharapkan dapat bersama Gerakan Organisasi Wanita (GOW) seluruh kabupaten/kota di Bali turut mengentaskan fenomena sosial. (Ady)