Podiumnews.com / Aktual / Sosial Budaya

Soal Endek Bali, Putri Koster: Kita Lalai Menjaganya

Oleh Podiumnews • 06 Mei 2022 • 19:52:00 WITA

Soal Endek Bali, Putri Koster: Kita Lalai Menjaganya
Putri Koster saat membuka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap IV Tahun 2022 di Gedung Ksiraarnawa, Taman Budaya, Denpasar pada Jumat (6/5). (Ady)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Putri Suastini Koster khawatir kain tenun endek tidak akan lagi menjadi milik Bali. Pasalnya, masyarakat Bali lalai menjaga dan melestarikan warisan budaya mereka tersebut.   

Hal itu diungkapkan Putri Koster saat membuka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap IV Tahun 2022 di Gedung Ksiraarnawa, Taman Budaya, Denpasar pada Jumat (6/5).

Putri Koster mengatakan bahwa kain tenun endek telah ada dan menyebar di seluruh kabupaten/kota di Bali dengan kekhasan masing masing.

“Dari dulu kita sudah menenun di Bali. Dari dulu kita sudah menjual dan memakai kain tenun endek. Namun kita lalai dalam menjaganya. Ada pola ataupun perilaku kita yang jika dibiarkan akan membuat suatu saat kain tenun endek tidak lagi menjadi milik Bali,” ungkapnya.

Ia kemudian menyontohkan perilaku tersebut, yakni bagaiman terjadi penyeragaman endek mulai motif dan warna untuk keperluan kostum seragam. Padahal kain tenun endek tergolong limited edition karena dibuat secara handmade dengan warna celup alami.

“Motif bisa sama tetapi warna tidak dapat persis sama. Lalu hal yang terjadi adalah ketika kita  ingin menyeragamkan sesuatu tetapi tenaga kerja tidak siap. Akhirnya kita mencari alternatif dengan kain tenun kita ditenun di luar Bali. Ini sudah terjadi puluhan tahun,” sesalnya.

Mestinya, lanjut dia, kain tenun endek itu diproduksi di Bali sebagai daerah asalnya. Bahkan, diproduksi dengan ditenun secara massal agar mampu menyerap tenaga kerja lokal. Kemudian produknya dijual hingga ke luar pulau dan luar negeri.

“Hal ini akan memperkuat perekonomian Bali. Sebaliknya, jika kita masih saja berperilaku ‘bunuh diri’, maka akan kehilangan endek kita, pasar kita hilang, kekuatan ekonomi berkurang dan perajin mati suri lalu menghilang,” kata Putri Koster mengingatkan.

Untuk itu, Putri Koster  mengajak semua pihak membeli dan menggunakan kain tenun endek. Tujuannya, supaya pasar menggeliat, produksi terangkat sehingga generasi muda kembali  mau menenun.

“Kita gelorakan semangat, dari Bali, oleh Bali, untuk dunia, sehingga kita bersama akan sejahtera,” ajaknya.

Pembukaan Pameran IKM Bali  Bangkit Tahap IV Tahun 2022 dimeriahkan fashion show berbahan kain tenun endek Bali dari Tantri Bank BPD Bali, Dharma Yukti Karini Provinsi Bali serta karyawan-karyawati Balimall.id. (Ady)