Podiumnews.com / Aktual / News

Korban Terseret Arus di Pantai Bolong Belum Ditemukan

Oleh Podiumnews • 10 Mei 2022 • 18:14:00 WITA

Korban Terseret Arus di Pantai Bolong Belum Ditemukan
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencaharian terhadap korban Arman Arifin di Pantai Bolong, Canggu, Kuta Utara. (foto: Ricky)

CANGGU, PODIUMNEWS.com - Seorang turis domestik bernama Arman Arifin (34) mengalami musibah terseret arus deras saat berenang seorang diri di Pantai Batu Bolong, Canggu, Kuta Utara, pada Minggu (8/5) sore.

Naas, nasib pria asal Surabaya, Jawa Timur itu masih belum diketahui, dan dalam pencaharian Tim SAR gabungan.  

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada menuturkan, korban Arman Arifin datang bersama teman-temannya ke Pantai Batu Bolong sekitar pukul 17.00 WITA. Mereka datang untuk menikmati suasana pantai dan hendak berenang. 

Selanjutnya korban Arifin meninggalkan teman-temannya untuk berenang. "Korban berenang seorang diri dengan berpakaian lengkap," ujar Gede Darmada dalam keterangan persnya, pada Selasa (10/5). 

Akan tetapi, kata Gede Darmada, peristiwa terseret arus Pantai Batu Bolong ini baru dilaporkan keesokan harinya, pada Senin (9/5) oleh rekan-rekan korban ke Basarnas Bali. Pasalnya, pas kejadian rekan-rekan korban berusaha mencari, tapi tidak menemukan. 

"Laporan baru kami terima pada Senin 9 Mei 2022 sekitar pukul 14.30 WITA, karena rekan korban mencoba mencari tapi tidak menemukanya," ujarnya. 

Menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi Pantai Batu Bolong. Di pinggiran pantai, tim menemukan sandal milik korban. 

Sementara dari keterangan rekan-rekan korban, tidak ada yang melihat korban tenggelam. Mereka curiga setelah korban tidak muncul di hotel.

"Teman korban curiga karena korban tidak kembali ke hotel. Sandal korban ditemukan di pinggir pantai," ucapnya. 

Gede Darmada mengatakan, upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR hingga malam kemarin masih nihil. Bahkan hingga hari ini, Tim SAR Gabungan telah menurunkan rubber boat untuk mencari korban yang berasal dari Surabaya itu. 

Sementara itu, SRU darat melakukan penyisiran di bibir pantai kurang lebih sejauh 2,5 kilometer ke arah barat dan 2 kilometer ke arah timur. 

"Jadi, kemarin dua personil kami tempatkan di lokasi kejadian hingga tengah malam. Tapi tidak ada tanda-tanda keberadaan wisatawan tersebut," terang Darmada. 

Dijelaskanya, Tim SAR melakukan pencarian hingga siang hari atau sekitar pukul 13.30 WITA. Kemudian, Tim SAR Gabungan juga telah melakukan 1 shorti penyisiran di laut dengan rubber boat Basarnas dan 2 shorti rubber boat Balawista Badung. 

"Saat ini, SRU darat masih melakukan koordinasi dengan unsur SAR lainnya, agar informasi bisa cepat diterima apabila ada penemuan tanda-tanda sepanjang bibir pantai," kata Darmada. (Ricky)