Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Pertanian Diharapkan Mampu Sumbang Pendapatan Badung

Oleh Podiumnews • 23 Juni 2022 • 18:14:00 WITA

Pertanian Diharapkan Mampu Sumbang Pendapatan Badung
Wayan Puspa Negara (Foto; Edy Asri/Dok Podiumnews.com)

BADUNG, PODIUMNEWS.com - Selama ini sektor pariwisata mengkontribusi lebih dari 65 persen pendapatan daerah Kabupaten Badung. Ini tentu terlihat sangat timpang dengan kontribusi sektor lainya, terutama sektor dasar yakni pertanian dan sektor sekunder seperti infrastruktur.

Melihat fakta itu, politisi Partai Golkar Badung Wayan Puspa Negara mengapresiasi rencana Bupati Badung Nyoman Giri Prasta membentuk Perumda Properti. Perusahan umum daerah (Perumda) Properti ini nantinya  diharapkan sebagai equalizing power pendapatan daerah di luar sektor pariwisata.

"Rencana terbentuknya Perumda Properti  merupakam langkah cerdas , visioner dan futuristik dari Bupati bersama DPRD Badung  dalam memperkuat sektor dasar dan infrastruktur serta sektor ekonomi kreatif, menuju perkuatan pendapatan daerah di luar sektor pariwisata," ungkap Wayan Puspa Negara saat dikonfirmasi di Badung, Kamis (23/6).

Dijelaskan, selama ini sektor pariwisata mengkontribusi lebih dari 65 persen pendapatan daerah Badung. Ini tentu terlihat sangat timpang dengan kontribusi sektor lainya, terutama sektor dasar yakni pertanian dan sektor sekunder seperti infrastruktur yang  sesungguhnya berpotensi besar mendongkrak pendapatan daerah jika di kelola dengan atraktif, kreatif, inovatif dan produktif.

Saat ini sektor pertanian dinilai ibarat kerakap tumbuh dibatu yaitu hidup segan, matipun tak mau. Sektor pertanian harusnya dibangunkan kembali, untuk memperkuat ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya menuju kesejahteraan petani dan pendapatan daerah.

Sedangkan sektor infrastruktur, memegang peranan penting dalam upaya menjadi sarana pelancar dari sektor pertanian dan sektor lainya termasuk pariwisata. " Hadirnya Perumda Properti ini diharapkan bisa menjadi Equalizing power bagi pendapatan daerah. Karena  sektor pariwisata  sangat rentan dengan kondisi dan perubahan situasi seperti saat pandemi Covid ini  terlihat nyata pendapatan daerah mengalami kontraksi hingga titik nadir," jelas Politisi Golkar Legian, Kuta ini.

Diyakini jika Perumda  Badung Properti  ini sudah terwujud, maka pengelolaan potensi pertanian dan infrastruktur serta industri kreatif masyarakat akan menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi yang signifikan di luar sektor pariwisata.  "Sehingga jika terjadi keadaan darurat di sektor pariwisata, maka sektor lain yang dikelola oleh Perumda ini  akan menjadi  penyangga/buffer dan bahkan  bisa mendominasi pendapatan daerah di luar pajak dan  retribusi ," terang Puspa Negara yang juga sebagai pengamat Pariwisata &  Pertanian. (Edy)