Podiumnews.com / Aktual / News

Supir Truk Tewas Diduga Akibat Sesak Nafas

Oleh Podiumnews • 27 Juni 2022 • 19:25:00 WITA

Supir Truk Tewas Diduga Akibat Sesak Nafas
Jenaza Muhamad Fathoni (43) saat dievakuasi oleh petudgas ari dalam mobil truk miliknya yang parkir di Jalan Gunung Galunggung, Padangsambian Kaja Denpasar Barat, pada Senin (27/6). (Foto: Ricky)

DENPASAR, PODIUMNEW.com - Seorang supir truk bernama Muhamad Fathoni (43) ditemukan tewas di dalam mobil truk miliknya yang parkir di Jalan Gunung Galunggung, Padangsambian Kaja Denpasar Barat, pada Senin (27/6). Kematian korban diduga akibat sakit sesak nafas yang sudah lama dideritanya. 

Sopir truk asal Dusun Gesing, Randu Pintu Gempol, Jawa Timur itu ditemukan tewas sekitar pukul 09.00 WITA. Ia tewas dalam posisi terlentang di atas kasur belakang sopir dengan kepala di sebelah timur dan kaki di sebelah barat kepala menghadap selatan. Korban mengenakan baju kaos warna hijau, celana pendek warna biru dongker. 

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi menjelaskan, saksi Rohmat Eko (29) pada jam tersebut menerima share dari grup komunitas truk oleh rekan saksi yang tinggal di Jember bernama Bang Lias. Ia meminta bantuan saksi Rohmat untuk membawa temannya supir truk bernama Muhamad Fatoni ke rumah sakit. 

Mendapat informasi tersebut, saksi Rohmat langsung menuju TKP. Ia mencari truk korban dengan cara menelpon namun tidak diangkat. 

Nah, setelah bertemu truk, saksi Rohmat meminta bantuan ke petugas untuk membangunkan korban yang dikira sedang tidur. "Tapi saat dibangunkan korban tidak bergerak. Petugas cek denyut nadi korban namun sudah tidak ada denyut nadi," terang Iptu Sukadi. 

Selanjutnya petugas Dishub menghubungi BPBD Kota Denpasar. Setelah denyut nadi korban dicek dan dinyatakan meninggal, petugas Dishub menghubungi pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti. 

Sementara saksi lainnya Eko Suryanto (49) yang dimintai keterangan polisi mengatakan, sebelumnya korban sempat mengeluh sakit sesak nafas. Hal ini disampaikanya lewat share grup WA melalui pesan suara di komunitas truk. 

"Melalui pesan suara korban minta bantuan untuk diantar kerumah sakit karena sakit sesak. Mendapat info itu saksi langsung ke TKP," ujarnya. 

Iptu Sukadi menambahkan bahwa Tim Inafis Polresta Denpasar telah memeriksa jenazah korban dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan benda tumpul.  

Selanjutnya, sekitar pukul 12.00 WITA, korban dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar dengan menggunakan ambulance PMI Kota Denpasar. "Korban meninggal dunia diduga karena sakit sesak nafas," ungkap Iptu Sukadi. (Ricky)