Podiumnews.com / Aktual / News

Taman Sangkur Perlu Perhatian

Oleh Podiumnews • 30 Juni 2022 • 18:08:00 WITA

Taman Sangkur Perlu Perhatian
LUPUT- Tulisan Taman Sangkur yang sejak lama sudah tak beraturan luput dari pantauan dinas terkait. Foto diambil Rabu (29/6).

NEGARA, PODIUMNEWS.com - Selain Gedung Bung Karno dan Taman Pecangakan, kota Negara punya satu lagi taman kota yang terletak di Kalurahan Banjar Tengah. Taman yang lokasinya di sebelah timur Gedung Mendopokesari itu, disebut  sebagai " Taman Sangkur".

Sayangnya, kondisi taman Sangkur tidak sebersih Gedung  Bung Karno atau Taman Pecangakan. Sampah masih banyak yang menuhi saluran air alias got, termasuk rumput yang jarang dibersihkan.

Bahkan tulisan " Taman Sangkur`" yang terpasang di halaman depan sudah setahun berantakan, belum juga mendapatkan perhatian. " Sudah lama tulisannya itu lepas tapi belum diperbaiki, termasuk kebersihannya kurang perhatian," kata warga yang kebetulan istirahat di bale bengong taman tersebut.

Taman Sangkur yang berdiri di atas lahan seluas 5 are itu, terdiri dari sebuah bangunan candi (tugu) dan lahan parkir yang dipaving dengan tanaman perindang.

Menurut salah seorang pejuang veteran Kota Negara almarhum Nyoman Nirba dalam biografinya "Melacak Kisah Perjalanan Nyoman Nirba", disebutkan bahwa Taman Sangkur erat kaitannya dengan peristiwa peperangan antara tentara Jepang melawan para pahlawan di Kota Negara pada tahun 1945.

Diceritakan, pada 13 Desember 1945 tentara Jepang melakukan pengejaran terhadap para pejuang di sekitar kota Negara. Tentara Jepang  turun di jalan Pura Puseh (sekarang tugu Pan Balang Tamak) di Banjar Tengah, bahkan ada yang sampai memasuki tanah pekarangan saudara Wira atau Pan Toya.

Dalam pertempuran ini, tentara Jepang menggunakan senjata bayonet atau lebih dikenal dengan sangkur, sementara para pahlawan penggunakan senjata pedang atau kelewang, keris dan bambu runcing.

Kedua pihak terjadi korban, sebelum akhirnya Jepang menarik pasukannya. Di pihak pejuang yang gugur bernama Ketut Nengga dari Desa Baluk. " Karena dalam pertempuran menggunakan senjata sangkur, maka taman ini disebut Taman Sangkur," kata sebuah sumber. (Edy)