Podiumnews.com / Aktual / News

Gudang Meubel Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Oleh Podiumnews • 10 Juli 2022 • 20:56:00 WITA

Gudang Meubel Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta
Petugas Pemkab Badung memadamkan kobaran api di tempat kejadian, di Kelurahan Abianbase, Badung, pada Sabtu (9/7). (foto: hen)

MENGWI, PODIUMNEWS.com - Gudang Meubel Tarita yang berlokasi di Banjar Sengguan, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Badung, ludes terbakar, pada Sabtu (9/7) dini hari. Kebakaran yang masih diselidiki penyebabnya itu merugikan pemiliknya ratusan juta rupiah. 

Kebakaran terjadi pada saat sejumlah karyawan Meubel Tarita sedang beristirahat di mess sebelah gudang. Sekitar pukul 02.30 WITA, dua karyawan yakni Kadek Astradana dan Tito Agus Suryadana terbangun karena mendengar suara ledakan dari dalam gudang meubel sisi timur. 

Mendengar suara ledakan, saksi Kadek Astradana dan Tito Agus Suryadana beserta karyawan lainnya langsung keluar dan menuju ke suara ledakan.

Mereka mendapati api sudah berkobar membakar gudang. Mengetahui peristiwa tersebut, salah satu karyawan langsung menghubungi Pande Gede Cakra selaku Manager Meubel Tarita untuk melaporkan kejadian tersebut. 

Sebanyak delapan unit mobil kebarakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung diterjunkan untuk memadamkan api. Kobaran api dapat dijinakkan kurang lebih satu jam lamanya. 

Sementara, perwira Pengawas AKP Ida Bagus Ketut Mantra yang berada di lokasi kebakaran mengatakan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. 

Dijelaskanya, gudang tersebut merupakan tempat penyimpanan barang meubel setengah jadi yang akan mengalami proses finishing atau pengecetan. Selain ada barang-barang meubel, di dalam gudang juga terdapat cat dan dua drum thinner sebagai bahan untuk mencampur cat serta sepuluh stop kontak yang terhubung ke peralatan meubel. 

"Api dengan cepat menjalar karena di dalam gudang terdapat cat dan thinner yang mudah terbakar serta peralatan meubel yang menggunakan listrik. Penyebab kebakaran masih diselidiki," ujar perwira menjabat Kanit Binmas ini pada Minggu (10/7). (hen/sut)