Podiumnews.com / Aktual / News

Agar Tak Jadi "Rumah Hantu", Pengelolaan ACK Harus Dikomunikasikan dengan TNBB

Oleh Podiumnews • 13 Juli 2022 • 18:02:00 WITA

Agar Tak Jadi "Rumah Hantu", Pengelolaan ACK  Harus Dikomunikasikan dengan TNBB
Karena tak difungsikan dan tak terawat, plang ACK mulai ditumbuhi tanaman belukar. (foto: Edy)

NEGARA, PODIUMNEWS.com - Banyak pihak mengaku prihatin, atas telantarnya bangunan Anjungan Cerdas Konservasi (ACK) di Kelurahan Gilimanuk, Negara. Bahkan sejumlah warga melalui media sosial menyebut, proyek itu tidak didasari studi kelayakan (fisibility study) untuk kepentingan rakyat tapi untuk kepentingan segelintir oknum tertentu.

Anggota DPRD Jembrana Haji Sajidin saat dikonfirmasi mengaku sempat menayakan kepada eksekutif kenapa ACK tidak difungsikan. Ternyata menurut eksekutif kata Sajidin, kontrak kerjasama pemanfaatan lahan dengan Taman Nasionak Bali Barat (TNBB) sudah berakhir, sehingga harus dikomunikasikan kembali dengan TNBB.

"Agar bangunan tidak mubazir, eksekutif harus segera komunikasi dan koordinasi dengan TNBB," kata mantan Kades Tegal Badeng Timur ini, Rabu (13/7).

Sementara untuk Anjungan Cerdas Jalan Nasionl (ACJN), menurut politisi dari PKB ini, untuk aset memang belum diserahkan dari Kementerian PUPR kepada Pemkab Jembrana. Namun terkait pengelolaan, sudah diserahkan kepada Pemkab Jembrana, sehingga Pemkab sudah memberikan pengelolaannya kepada pihak ketiga.

Secara fungsi, memang belum optimal dan belum sesuai dengan rencana awal. Diperlukan inovasi pengelola agar bangunan yang ada bermanfaat, terutana berimbas kepada masyarakat sekitar.

"Pemkab melalui OPD terkait seperti bagian Aset, Koperasi, Perdagangan dan Pariwisata harus merumuskan difungsikan untuk apa bangunan yang sudah ada agar tidak mubazir," tegas anggota Fraksi Kebangkitan Persatuan ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua anjungan yang dimiliki Jembrana belum berfungsi optimal. Bahkan Anjungan Cerdas Konservasi di hutan Taman Nasional Cekik sama sekali tak difungsikan, sehingga  mengesankan seperti rumah hantu. Apalagi lokasinya di tengah hutan, memang agak serem. (Edy)