Kapal Ikan Benoa Mutasi ke Pengambengan
NEGARA, PODIUMNEWS.com - Tercatat 7 unit kapal ikan dari Pelabuhan Benoa, sejak sepekan lalu docking di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Negara. Kondisi ketujuh unit kapal tangkap ikan yang memiliki bobot 48 gross ton (GT) itu rata-rata rusak. Body kapal sudah keropos, sehingga tidak layak untuk melaut.
Pengamatan Podiumnews.com di PPN Pengambengan, Senin (18/7), tujuh kapal tangkap ikan tersebut diparkir di kolam labuh sebelah timur PPN menjadi satu dengan perahu selerek lainnya.
Di luar kolam labuh memang masih ada kapal penangkap ikan dari Benoa, namun belum ada izin untuk docking di PPN.
Menurut Syahbandar Pengambengan Ambar Trihananto, otoritas PPN memang hanya memberi izin docking untuk 7 unit kapal saja. "Karena keterbatasan tempat maka hanya 7 unit yang diberikan izin, agar tidak mengganggu aktivitas yang lain," jelas Ambar.
Pemutasian kapal tangkap ikan dari Benoa ke Pengambengan, kata Ambar terkait dengan kegiatan G20 yang akan digelar di Nusa Dua. Puncak kegiatan forum kerjasama 20 ekonomi utama dunia ini akan digelar November mendatang, sehingga sekitar lokasi kegiatan harus steril dan bersih sehingga seluruh peserta merasa aman dan nyaman.
"Tidak hanya PPN Pengambengan saja tujuan mutasi kapal-kapal tangkap ikan dari Benoa itu, tapi juga beberapa pelabuhan lain di Jawa," tandas Ambar.
Ambar mengaku tidak tahu, apakah kapal-kapal itu nantinya ditarik ke Cilacap atau ke mana untuk perbaikannya. Kalau di Pengambengan juga ada docking untuk perbaikan, yang merupakan cabangnya Cilacap.
"Kita pastikan docking sementara mutasi kapal ikan dari Pelabuhan Benoa tidak mengganggu aktivitas nelayan di PPN Pengambengan," kata Ambar.
Secara terpisah beberapa nelayan mengaku aktivitas mereka tak terganggu, dengan adanya docking mapal ikan dari Benoa. Karena kolam kabuh yang dipakai hanya di bagian timur saja, sementara di bagian barat yang dimanfaatkan para nelayan. (Edy)