Podiumnews.com / Aktual / News

Sanur Jadi KEK Kesehatan Bernilai Investasi Rp 10,2 Triliun

Oleh Podiumnews • 23 Juli 2022 • 17:25:00 WITA

Sanur Jadi KEK Kesehatan Bernilai Investasi Rp 10,2 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (foto/ist)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com –  Pemerintah bersiap mengembangkan Desa Sanur, Denpasar, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan pertama di Indonesia dengan nilai investasi mencapai Rp 10,2 triliun.

Pembangunan KEK Kesehaan Sanur ini sebagai solusi permasalah banyaknya warga Indonesia lebih memilih mendapatkan perawatan medis atau berobat ke luar negeri akibat keterbatasan fasilitas kesehatan di Tanah Air.

Demikian diungkapkan Dewan Nasional KEK diketuai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Sidang Dewan Nasional KEK, Jumat (22/7).

Sidang ini juga turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) dan Gubernur Bali Wayan Koster.

Airlangga menegaskan bahwa usulan pembangunan KEK Sanur telah mendapat persetujuan dari Dewan Nasional KEK. Selanjutnya akan merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo untuk menetapkan KEK Sanur melalui peraturan pemerintah (PP), karena telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK.

“Dengan ini, Dewan Nasional KEK menyetujui usulan KEK Sanur dan akan segera memfinalisasi peraturan pemerintah terkait dengan KEK Sanur,” ujar Airlangga.

Ia berharap nantinya KEK Sanur dapat mendorong terjadi penghematan devisa dan peningkatan ekonomi negara sekaligus peningkatan fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia melalui transfer knowledge.

Selain itu, dengan adanya pembangunan KEK Sanur diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja dan menghadirkan investasi baru. Di tahun 2030, diharapkan sekitar 4-8% penduduk Indonesia yang sebelumnya berobat ke luar negeri beralih ke KEK Sanur dengan total pasien mencapai 123 ribu-240 ribu orang.

Selanjutnya hingga tahun 2045, diharapkan terjadi penghematan devisa mencapai total Rp 86 triliun, dan total penambahan devisa sebesar Rp 19,6 triliun.

Lebih lanjut dijelaskan Airlangga bahwa pengembangan Sanur sebagai KEK Kesehatan dan Pariwisata akan ditunjang dengan pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan berupa rumah sakit, klinik, akomodasi hotel, MICE, etnomedicinal botanic garden, dan  commercial center.

Semua fasiltas itu, sebut dia, akan dibangun di atas lahan seluas 41,26 ha dengan nilai investasi mencapai Rp 10,2 triliun dan mampu menyerap 43.647 tenaga kerja. (ady/sut)