Purnama Ditemukan Tewas Gantung Diri
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - I Putu Purnama Yasa ditemukan tewas dalam posisi duduk dengan posisi leher terjerat tali yang diikat di atas sebatang pohon. Diduga kuat, pria berusia 23 tahun itu tewas bunuh diri dengan cara menjerat lehernya menggunakan tali nilon.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, peristiwa gantung diri itu terjadi Minggu (24/7) sore, berlokasi di Banjar Padangtebel, Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.
Jasad korban kali pertama dilihat oleh saksi warga bernama I Made Sudirta (37). Saksi mendapati jasad korban tanpa sengaja, ketika saksi sedang olahraga dengan berjalan kaki.
Diungkapkanya, bermula saksi melihat ada seutas tali nilon berwarna-warni menjulur dari atas sebatang pohon pada jarak 6 meter. Saksi lantas curiga dan mendekati sosok tersebut.
"Saksi melihat ada sosok tubuh manusia dalam posisi duduk di bawah pohon dalam kondisi lehernya terjerat tali yang menjulur dari atas pohon," ungkap Iptu Ketut Sukadi, Senin (25/7).
Saksi mengaku tidak mengenali orang yang terjerat tali nilon tersebut dan melaporkanya ke warga bernama I Gede Pasek Sudiatmika (64). Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kadus I Nyoman Pardiarta dan sejurus kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara.
Polisi lalu menyelidiki TKP dan menemukan korban dalam posisi duduk dan lehernya terjerat tali nilon warna-warni sepanjang 4 meter. Sementara mata korban terbuka dengan leher menjulur. Di lokasi juga ditemukan sepeda motor Honda Scoopy milik korban.
Pada saat ditemukan, korban mengenakan jaket warna abu-abu dan celana jeans pendek warna biru. Di saku celana korban ditemukan kunci sepeda motor. "Di dompet korban ditemukan kartu pelajar atas nama Putu Purnama Yasa, dan beberapa barang lainnya," ujar Iptu Sukadi.
Dari hasil pemeriksaan luar tim identifikasi Polresta Denpasar di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban dievakuasi ke RSUP Sanglah, Denpasar.
"Korban bukan berasal dari lokasi sekitar tapi dari kartu pelajar di dalam dompet, korban diketahui berasal dari Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat," sebutnya. (hes/sut)