Podiumnews.com / Aktual / News

Aplikasi LoveBali Diluncurkan, Wisatawan Asing Respon Positif

Oleh Podiumnews • 31 Juli 2022 • 18:53:00 WITA

Aplikasi LoveBali Diluncurkan, Wisatawan Asing Respon Positif
Gubernur Koster meluncurkan aplikasi LoveBali, Jumat (29/7) di Nusa Dua, Badung. (foto/ady)

NUSA DUA, PODIUMNEWS.com - Gubernur Bali Wayan Koster meluncurkan aplikasi LoveBali sebagai implementasi dari Pertaturan Daerah (Perda) Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kontribusi Wisatawan untuk Perlindungan Alam dan Budaya Bali, pada Jumat (29/7) di Nusa Dua, Badung.

Menurut Koster, aplikasi ini memberikan kesempatan bagi wisatawan berkontribusi terhadap perlindungan alam lingkungan dan budaya Bali. Karena untuk mewujudkan upaya melindungi alam, budaya dan infrastruktur dibutuhkan pendanaan yang memadai.

"Keterbatasan sumber pendanaan saat ini membutuhkan sumber pendanaan baru melalui wisatawan mancanegara yang peduli dan cinta Bali," kata Koster.

Koster menegaskan bahwa kontribusi yang diberikan wisatawan melalui aplikasi LoveBali bersifat sukarela. Kontribusi bisa dalam bentuk barang maupun uang.

“Bantuan yang terkumpul akan dikelola secara profesional dan transparan. Berapapun besarnya, setiap kali berkunjung ke Bali. US$20 boleh, US$15 boleh, US$10 boleh, setiap kalau berkunjung ke Bali, US$0 tidak diharapkan," ujarnya.

Lalu bagaimana respon wisatawan asing terhadap aplikasi LoveBali?

Seorang wisatawan asing asal Australia, Asmara mengungkapkan kecintaannya terhadap Bali. Saking cintanya, ia secara rutin mengunjungi Pulau Dewata. Oleh itu, ia mendukung upaya keberlangsungan budaya Bali.

“Saya sudah mendengar adanya peraturan pemerintah yang baru itu (Perda Bali No 1 Tahun 2020, red). Kita memang turut juga bertanggungjawab terhadap kebudayaan Bali untuk memastikan kelestariannya, sehingga ke depan kita bisa mengunjungi Bali secara terus menerus,’ ujar

Tak jauh beda, Hiroyuki asal Jepang juga menyatakan dukungannya. “Jadi kami akan memberitahu kolega dan teman lain tentang peraturan baru ini,” ucapnya.

Senada dengan Asmara dan Hiroyuki, Kevin asal Swiss juga mendukung kebijakan tersebut. Pria sudah dua minggu tiba di Bali ini mengatakan alam dan budaya Bali perlu dilestarikan, karena keberlangsungan pariwisata di Bali sangat tergantung pada kebudayaannya.

“Saya setuju dengan program Pemprov Bali untuk mengundang seluruh pihak agar bertanggung jawab melestarikan kebudayaan dan alam Bali,” ungkap Kevin. “Kami sangat mencintai Bali. Kami menikmati Bali beserta masyarakatnya, dan mencintai staf hotel dan semua orang di Bali. Jadi kita harus menjaga Bali ini,” imbuhnya.

Terakhir, Andrew dari Irlandia yang bersama sang pacar memilih berlibur ke Bali karena tertarik oleh kebudayaan Bali yang unik. “Di mana pun kita berada harus turut menjaga kebudayaan dan alam sekitar termasuk di Bali. Saya cinta Bali, Saya dukung Bali, dan akan kembali lagi ke Bali,” ungkapnya. (ady/sut)