Podiumnews.com / Aktual / News

Ansor Ranting Perumnas Dikukuhkan, NKRI Harga Mati

Oleh Podiumnews • 02 Agustus 2022 • 15:09:00 WITA

Ansor Ranting Perumnas Dikukuhkan, NKRI Harga Mati
Suasana pengukuhan GP Ansor ranting Perumnas Baler Bale Agung, Negara, pada Senin (1/8) malam. (foto/edy)

NEGARA, PODIUMNEWS.com- Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Jembrana, Senin (1/8) malam, menggelar majelis dzikir dan sholawat (MDS) di Masjid Al-Hijrah, Perumnas Baler Bale Agung.

Acara yang digelar seusai shalat Isya tersebut, dihadiri Ketua Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Jembrana, H. Syarif Hidayatullah, takmir masjid Al-Hijrah serta GP Ansor ranting Perumnas.  Selesai acara dilanjutkan pengukuhan Ansor ranting Perumnas oleh Ketua PC GP Ansor Jembrana.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Jembrana Syarif Hidayatullah menegaskan, keberadaan Ansor bertujuan untuk memperjuangkan dan membentengi ajaran Ahlussunnah wal-Jama’ah (Aswaja).

Untuk itu, Ansor beserta Bansernya harus menjadi garda terdepan untuk mempertahankan dan mengembangkan ajaran Aswaja ini. “Tugas Ansor dan Banser adalah mempertahankan dan mengembangkan ajaran ini,” tandasnya.

Aswaja kata Syarif, diikuti mayoritas umat Islam khususnya NU. Karena di dalamnya mempuyai beragam konsep yang jelas dan dilandasi dengan dalil-dalil yang qath’i. Adapun salah satu konsep yang terkandung dalam ajaran Aswaja yaitu, tawasuth, tasamuh, tawazun, dan amar ma’ruf nahi mungkar.

Yang dimaksud tawasuth (moderat), adalah sebuah sikap keberagamaan yang tidak terjebak terhadap hal-hal yang sifatnya ekstrim. Tasamuh, sebuah sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang menerima kehidupan sebagai sesuatu yang beragam. Tawazun (seimbang), adalah sebuah keseimbangan keberagamaan dan kemasyarakatan yang bersedia menghitungkan berbagai sudut pandang, dan kemudian mengambil posisi yang seimbang proporsional.

“Amar ma’ruf nahi mungkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran,” katanya.

Di luar itu, GP Ansor bertujuan membentuk dan mengembangkan generasi muda Indonesia sebagai kader bangsa yang tangguh, memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, berkepribadian luhur, berakhlak mulia, sehat terampil, petriotik, ikhlas dan beramal shalih.

"Dari tujuan itulah maka ciri Ansor adalah anti kekerasan, serta tetap mempertahankan NKRI. NKRI adalah harga mati bagi Ansor," katanya.

Gerakan Pemuda Ansor ranting Perumnas yang dikukuhkan adalah, Ustad Rizaluhakim, Nursalam, Yusuf Subianto, Muchsin, Budi Prayitno serta Sonhaji. (Edy)