Podiumnews.com / Aktual / News

Kecelakaan APV Satu Keluarga di Tojan Tewaskan Istri

Oleh Podiumnews • 11 Oktober 2022 • 16:21:00 WITA

Kecelakaan APV Satu Keluarga di Tojan Tewaskan Istri
Korban kecelakaan tunggal mobil Suzuki APV ditumpangi satu keluarga yang terjadi di di Jalan Ida Bagus Mantra, Desa Tojan, Klungkung, pada Selasa (11/10), dievakuasi petuagas untuk segera dibawa ke RSUD Klungkung. (foto/hes)

KLUNGKUNG, PODIUMENWS.com - Mobil Suzuki APV DK 1565 EL yang ditumpangi satu keluarga berjumlah 5 orang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ida Bagus Mantra wilayah Desa Tojan Klungkung, pada Selasa (11/10).

Dalam kejadian itu seorang ibu rumah tangga, Kadek Wili (27) tewas. Sedangkan di lokasi, Tim SAR mengevakuasi sopir sekaligus suami korban yang terjepit di dalam mobil. Sementara ketiga anaknya yang masih kecil mengalami luka-luka.

Menurut Komang Sudiarsa selaku Koordinator Tim Rescue Basarnas Bali, mobil APV tersebut melaju dari arah Karangasem hendak menuju Denpasar. Namun setibanya di TKP, mobil hilang kendali hingga oleng ke kiri dan terperosok ke parit.

"Kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia sementara empat orang mengalami luka-luka," ujar Sudiarsa pada Selasa (11/10) di Denpasar.

Dari data yang dihimpun, korban yang mengalami kecelakaan yakni Kadek Emon Swastika (27) asal Kubu, Karangasem. Emon yang merupakan seorang suami sekaligus sopir ini mengalami luka berat patah tulang kaki kiri.

Nahas, istrinya bernama Kadek Wili (27) tewas dalam kecelakaan tersebut. Tidak hanya pasangan suami istri (pasutri) yang mengalami luka-luka tapi juga mereka berinisial PCD (9).

Bocah anak pertama dari pasutri itu mengalami luka memar di pelipis. Sedangkan anak kedua mereka, KE (8) mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang kiri. Anak ketiga KW (2) juga mengalami luka-luka pada patah tulang kaki kiri dan kanan.

"Ketiga anaknya mengalami luka luka," ujarnya.

Dijelaskan Komang Sudiarsa, dari peristiwa kecelakaan itu sopir Kadek Swastika terjepit dan memerlukan penanganan khusus. Sehingga tim SAR berjumlah 5 orang langsung menuju TKP untuk membantu proses evakuasi.

Beruntung, dari evakuasi yang berjalan hingga pukul 07.30 WITA, Kadek Swastika  berhasil diselamatkan.

"Korban terjepit kabin mobil dengan kondisi patah tulang paha dan cedera di kepala. Korban sudah berhasil diselamatkan," terangnya.

Proses evakuasi berlangsung kurang lebih setengah jam lamanya. Selanjutnya Kadek Swastika dan para korban lainnya dibawa ke RSUD Klungkung dengan menggunakan Ambulance RSUD Klungkung.

Selama proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas Bali, Polsek Klungkung, BPBD Klungkung, RSUD Klungkung dan masyarakat setempat. (hes/sut)