Delagasi dan Jurnalis Asing KTT G20 Bebas Visa
DENPASAR. PODIUMNEWS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi delegasi G20 dan jurnalis asing yang meliput acara KTT G20.
Hal itu guna menyukseskan gelaran Presidensi KTT G20 yang akan berlangsung pada dari tanggal 15-16 November di Bali.
Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana mengatakan bahwa kebijakan itu sudah ditandatangani.Surat tersebut telah dikirim kepada Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali.
“Agar seluruh jajaran Imigrasi di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai memberikan pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian yang mudah, cepat, nyaman, proper, dan akuntabel kepada seluruh delegasi G20 dan jurnalis asing," kata Widodo, Jumat (21/10) di Denpasar.
Untuk mendapatkan fasilitas bebas visa kunjungan, orang asing partisipan G20 wajib memenuhi sejumlah ketentuan. Pertama, paspor kebangsaan, meliputi paspor diplomatik, paspor dinas, paspor biasa/umum yang sah dan masih berlaku paling singkat 6 bulan.
Kedua, tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan ke negara lain. Ketiga, bukti pendaftaran/registrasi atau invitation letter delegasi atau jurnalis asing Presidensi G20 Indonesia 2022.
Keempat, tiba di wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta (Jakarta) atau TPI Ngurah Rai Bali pada 1-18 November 2022.
“Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menyukseskan pehelatan Presidensi G20 Indonesia 2022,” ucap Widodo.
Sementara Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Sugito mengatakan akan melaksanakan kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Ditjen Imigrasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa Imigrasi Ngurah Rai berkomitmen memberikan kinerja terbaik dan siap menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Di bagian lain, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Anggiat Napitupulu menyebutkan bahwa persiapan pihaknya untuk mendukung pelaksanaan konferensi tingkat dunia itu telah berjalan baik.
“Persiapan kami sudah matang untuk menyambut kedatangan delegasi, baik perangkat pemeriksaan imigrasi maupun petugas. Sejauh ini sudah on the right track," kata Anggiat Napitupulu. (hes/sut)