Ribuan Relawan FPM Bali Lepas Delegasi KTT G20 Asal Cina
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Ribuan relawan anggota Forum Peduli Mangrove (FPM) Bali melepas secara khusus delegasi asal Cina.
Pelepasan secara meriah ini diikuti lebih dari seribu relawan. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, organisasi, mahasiswa berbagai kampus di Bali dan warga masyarakat.
Ribuan relawan ini berbaris di sepanjang Bypass Nusa Dua sampai dengan pintu masuk Tol Bali Mandara Nusa Dua.
Sebagian besar relawan mengenakan pakaian adat madya Bali, dan juga motif merah putih. Saat delegasi Cina lewat dan hendak kembali ke negerinya, ribuan relawan FPM Bali itu berteriak histeris sambil melambaikan umbul-umbul bendera merah putih.
Bahkan ada relawan berteriak histeris sambil melompat-lompat. Aksi relawan ini sama sekali tidak mengganggu perjalanan dan pengamanan para delegasi. Sementara aparat yang bertugas pun ikut melambaikan tangan kepada delegasi asal Cina.
Menurut Kepala Sekretariat FPM Bali Nyoman Sweet, pelepasan yang dilakukan oleh para relawan forum dari berbagai elemen masyarakat dilakukan secara spontan dan meriah. Pelepasan memang dilakukan secara khusus bagi delegasi asal Cina.
"Pasti banyak orang bertanya kenapa hanya delegasi asal Cina yang dilepas secara spontan dengan melibatkan banyak orang? Pertama ini memang benar-benar spontanitas," ujarnya, Kamis (17/11) di Denpasar.
Dijelaskanya, para relawan sadar betul bahwa dari semua delegasi tersebut, hanya Cina yang bisa membawa banyak bisnis dan investasi di Indonesia secara langsung maupun tidak langsung.
Selain itu, banyak anggota forum yang berkecimpung dalam dunia pariwisata dan perhotelan meyakini bahwa negara Cina akan menyumbang wisatawan terbesar untuk Indonesia dan khususnya Bali.
"Itulah sebabnya kami ingin memberikan pelepasan khusus kepada delegasi asal Cina," terangnya.
Menurutnya, KTT G-20 kali ini membawa angin segar bagi iklim investasi di Indonesia. Terlebih para pengamat politik dan pengamat ekonomi internasional menjuluki Indonesia sebagai sweet investation area atau daerah yang akan dikerumuni oleh para investor dunia.
"Cina menjadi andalan Indonesia untuk berinvestasi karena Negeri Tirai Bambu itu sebelumnya sudah banyak berinvestasi di Indonesia," katanya.
Sebanyak 17 presiden anggota KTT G-20 dan presiden negara peninjau dan undangan, serta pejabat setingkat kepala negara mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam KTT G-20 kali ini. (hes/sut)