Pasutri Terobos Iringan Mobil Pengawalan Presiden Jokowi
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pasar Badung yang terletak di Jalan Gajah Mada, Denpasar Barat, pada Kamis (17/11) memantik masyarakat untuk datang melihat. Tak terkecuali pasangan suami istri (pasutri) Wahyuni (35) dan Robi UA (35) yang sedang menggendong balitanya.
Pasutri pemilik Toko Kacamata Indo Jaya di Jalan Thamrin, Denpasar Barat itu nekat menerobos pengamanan Paspampres hanya untuk sekadar untuk berjabat tangan langsung dengan Presiden Jokowi. Melihat kenekatan pasutri tersebut pasukan Paspampres dengan sigap menghalau dan menyuruh pergi.
Pasutri asal Lampung itu awalnya berdiri di pinggir jalan menanti kedatangan Presiden Jokowi dan rombongan. Nah, begitu melihat rombongan mobil Presiden Jokowi datang, perempuan yang mengenakan baju warna putih dan celana warna hijau itu sontak berlari menembus pengawalan Paspampres. Hal itu diikuti oleh suaminya Robi.
Perempuan itu berlari ke arah mobil Presiden Jokowi sambil berteriak menyebut nama Orang Nomor Satu di Indonesia ini. Ia juga membawa handphone. Keduanya berhasil lolos dari halauan sepeda motor Paspampres.
Tak berselang lama, pasutri itu mendekati mobil Presiden Jokowi yang kebetulan kaca jendela sebelah kiri sengaja terbuka. Kala itu Presiden Jokowi sedang melambaikan tangannya ke masyarakat di pinggir jalan.
Menariknya, aksi dari perempuan itu direspon positif oleh Presiden Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini terlihat memberikan sesuatu kepadanya. Setelah menerima hadiah dari Presiden Jokowi, Paspampres dengan sigap menghalau pasutri pergi. Aksi edan ini direkam warganet dan memviralkanya ke media sosial.
Diketahui kedatangan Presiden Jokowi ke Pasar Badung selesai menutup Konferensi Tingkat Tinggi Grouping of Twenty (KTT G20) di Nusa Dua Bali. Di pasar tradisional terbesar di Bali itu, Presiden Jokowi disambut oleh Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dan pejabat lainnya.
Presiden Jokowi dan rombongan berjalan kaki keliling pasar menyapa dan berdialog dengan pedagang dan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi menyerahkan 1.500 paket sembako serta Bantuan Modal Kerja (BMK).
Sementara pengamanan Presiden Jokowi ke Pasar Badung mendapat pengawalan ketat pasukan TNI-Polri dipimpin oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto dan Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera.
Dikonformasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya masyarakat yang menerobos pengamanan kedatangan Presiden Jokowi ke Pasar Badung hanya untuk berjabat tangan.
Meski demikian, pihaknya sudah menegur pasutri tersebut secara humanis. Kedua pasutri itu adalah pemilik toko kaca mata yang berjualan di sebelah Bank BRI.
"Sudah ditegur secara humanis. Kami tidak proses keduanya karena ini sebagai bentuk antusias masyarakat Bali," ujar Kombes Satake, Kamis (17/11) di Denpasar.
Kata mantan Kabid Humas Polda Sumatera Barat itu, Presiden Joko Widodo juga tidak keberatan dan malah membuka jendela kaca mobil agar bisa melihat dekat dengan masyarakat. Bahkan Presiden Jokowi juga memberikan kaus kepada pasutri itu.
"Ini karena rasa sayang, senang melihat bapak Presiden secara dekat," ungkap Kombes Satake.
Selanjutnya, kata perwira melati tiga di pundak itu, pasutri diminta agar tidak melakukan perbuatan karena bisa membahayakan keamanan dirinya sendiri. "Sangat berbahaya, apalagi ada anak balita yang digendong. Semoga tidak terulang lagi aksi itu,” pintanya. (hes/sut)