Podiumnews.com / Aktual / News

Masih Ada Warga Denpasar Buang Sampah ke Sungai

Oleh Podiumnews • 30 Januari 2023 • 17:21:00 WITA

Masih Ada Warga Denpasar Buang Sampah ke Sungai
Pemandangan tumpukan sampah warga yang mengotori Sungai Tukad Badung di Denpasar (foto/dhi)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Kadis PUPR Kota Denpasar AA Ngurah Bagus Airawata mengungkapkan bahwa pihaknya masih menemukan permasalahan klasik terkait masih adanya masyarakat yang membuang sampah ke sungai dan saluran air.

Untuk itu, ia mengingatkan warga Kota Denpasar untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai dan saluran air. Kondisi inilah yang sering  menimbulkan luapan air hingga banjir  saat musim hujan akibat tersumbatnya saluran air.

"Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air," ujarnya, Senin (30/1) di Denpasar.

Ia mejelaskan bahwa masih adanya warga masyarakat yang membuang sampah ke sungai dan saluran air dapat diketahui dari laporan petugas yang tiap hari melakukan pembersihan.

“Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik (membuang sampah sembarangan, red). Yakni masih ditemukanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah.

Namun secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar, pihaknya menilai sudah  baik. Meski demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di sejumlah titik. Beruntung, pasca hujan reda akan segera kembali normal.

"Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi perjalanan air menuju muara," terangnya

Kembali ia mengingatkan warga Denpasar, untuk menjaga kebersihan sungai dan saluran air lainya. Mengingat kebersihan lingkungan akan dapat mempengaruhi minat turis berkunjung ke Bali sebagai daerah tujuan pariwisata internasional.

"Selain menyebabkan air meluap akibat berkurangnya daya tampung sungai, sampah juga akan bergerak menuju muara, ini akan mengotori pantai (tempat dikunjungi turis, red). Jadi masyarakat dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai atau saluran air," pintanya

Siaga

Ia lalu mengatakan bahwa pada cuaca ekstream dengan curah hujan tinggi yang terjadi di awal tahun ini membuat Pasukan Biru Prokasih DPUPR Denpasar terus bersiaga dengan lebih gencar melakukan pembersihan sungai, jaring sampah dan saluran air. Ini bertujuan mengantisipasi meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, tersumbat sampah atau benda lainya di sungai.

"Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya. Hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu. Selain itu curah hujan tinggi yang terjadi dikhawatirkan membawa sampah kiriman, sehingga harus segera diatensi," tutupnya. (dhi)