Podiumnews.com / Aktual / News

Tewas Mendadak di Kosan Akibat Komplikasi

Oleh Podiumnews • 03 Maret 2023 • 17:35:00 WITA

Tewas Mendadak di Kosan Akibat Komplikasi
ilustrasi meninggal mendadak (foto/shutterstock)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Tak ada kabar selama empat hari, YAS (31) ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Ulunsuwi Denpasar. Jenazah korban sudah dalam kondisi membusuk.

Diduga korban tewas akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Bahkan sebelumnya, korban pernah dirawap di RSUP Prof Ngoerah Sanglah.

Kematian korban kali pertama dilihat saksi Vina Diska Ningrum (28). Saksi yang tinggal di Kuta Utara, Badung itu bersama empat temanya sekitar pukul 22.30 WITA bermaksud menjenguk korban. Pasalnya, korban sudah seminggu tidak ada kabar.

Bahkan, jika di chating lewat Whatsapp (WA) tidak aktif. Setiba di kamar kos, saksi mengetuk pintu kamar namun tidak ada respon. Sehingga salah seorang saksi bernama Rifial melihat dari kaca jendela.

"Korban kelihatan kakinya dipantulan kaca sudah dalam keadaan bengkak. Saksi mencoba menghubungi pemilik kos tapi tidak ada jawaban. Selanjutnya penemuan itu dilaporkan kepada polisi," ujar saksi Rifial.

Dijelaskanya, YAS memang sempat dirawat di RSUP Prof Ngoerah Sanglah karena penyakit komplikasi. Terakhir korban dirawat di rumah sakit akhir bulan Februari 2023.

Sementara dalam keterangan saksi Kadek Indah (24) menerangkan tidak mengenal korban. Namun setahu saksi, korban belum satu bulan kos di TKP.

Dijelaskanya, saat mengecek kamar kos bersama para saksi, saksi sempat mencium bau busuk dikira bangkai tikus. Saksi akhirnya mengetahui korban sudah meninggal.

Sekitar pukul 00.30 WITA, Tim Unit Inafis tiba dilokasi kejadian dan lakukan olah TKP. Tampak, jenazah korban sudah dalam keadaan bengkak sehingga tidak bisa dilakukan pemeriksaan luar. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh petugas SAR Polda Bali dan Basarnas dengan menggunakan mobil ambulans menuju RSUP Prof  Ngoerah Sanglah Denpasar.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menerangkan, korban YAS meninggal karena sakit. Di kamar kos korban ditemukan berbagai jenis obat dan resep dokter.

"Dari keterangan saksi-saksi bahwa korban pernah dirawat di rumah sakit karena sakit jantung dan komplikasi," terang AKP Sukadi, Jumat (3/3) di Denpasar. (hes/sut)