Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Pemerintah Sedang Finalisasi Opsi Penyelesaian Non-ASN

Oleh Podiumnews • 02 Maret 2023 • 18:53:00 WITA

Pemerintah Sedang Finalisasi Opsi Penyelesaian Non-ASN
MenPANRB Azwar Anas (foto/bpmi setpres)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan pemerintah sedang memfinalisasi sejumlah opsi untuk penataan tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN), atau yang sering disebut sebagai honorer.

Pihaknya, berupaya optimal dalam menyelesaikan finalisasi aturan tersebut, agar bisa menjadi solusi yang paling baik dari penataan non-ASN. Mengingat, jumlah non-ASN memiliki jumlah yang sangat banyak baik instansi pusat maupun daerah.

“Kita sedang menyiapkan opsi terbaik terkait dengan penyelesaian non-ASN itu. Karena di satu sisi non-ASN itu fungsinya luar biasa, tetapi di sisi lain juga tidak sedikit dulu rekrutmennya juga kadang tidak memenuhi ketentuan yang diharapkan dari kita semua, termasuk dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ujar Menteri PANRB Azwar Anas usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3).

Anas menambahkan, pihaknya telah dan terus membahas opsi-opsi solusi bersama sejumlah pemangku kepentingan, antara lain, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan beberapa perwakilan tenaga non-ASN.

“Seperti pekan lalu saya ketemu para gubernur dalam APPSI, kita bahas soal tenaga non-ASN. Semoga bisa segera sepakat solusinya dalam waktu yang tak lama lagi,” ujarnya.

Anas mengungkapkan, selama ini para tenaga non-ASN ini cukup berperan dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, seperti di sektor kesehatan pendidikan, dan lainnya.

“Secara faktual, memang tenaga non-ASN berperan dalam pelayanan publik, sangat membantu dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti soal pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya,” ujarnya.

Adanya hal itu,  Menteri PANRB pun berharap solusi yang dihasilkan nantinya dapat diterima oleh semua pihak. Sehingga, tidak menggangu aktivitas pelayanan publik yang diberikan oleh para non-ASN pada beberapa waktu ke depan. 

“Kita memang ada beberapa opsi, mulai soal pengangkatan sesuai skala prioritas, lalu ada opsi pengangkatan seluruhnya tapi ini nanti beban fiskal bisa melonjak signifikan, dan beberapa opsi lagi,” ucapnya. (rik/sut)