Podiumnews.com / Aktual / News

Tragedi Plumpang Momentum Melakukan Koreksi

Oleh Podiumnews • 04 Maret 2023 • 18:56:00 WITA

Tragedi Plumpang Momentum Melakukan Koreksi
Wapres Ma’ruf Amin pada Sabtu (4/3), meninjau tempat terjadinya tragedy kebakaran Depo milik PT Pertamina Plumpang di Jakarta Utara. (foto/bpmi setwapres)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menegaskan tragedi kebakaran Depo milik PT Pertamina Plumpang di Jakarta Utara (Jakut) yang terjadi pada Jumat (3/3) malam itu menjadi momentum koreksi dan penataan kembali kawasan tersebut. 

Penataan kembali yang dimaksud oleh Wapres Ma’ruf juga termasuk alternatif pemindahan Depo ke daerah yang lebih dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

“Saya berharap supaya Depo ini lebih aman, itu bisa direlokasi di daerah pelabuhan, di daerah Pelindo,” kata Wapres yang dikutip melalui siaran pers, Sabtu (4/3/2023).

Penataan akan menjadikan keberadaan Depo milik PT Pertamina lebih aman. Mengingat, Depo itu berada di kawasan ibu kota yang miliki kecenderungan padat penduduk.   

“Dan daerah ini nanti kita tahu lah supaya lebih teratur, lebih baik, aman, dan memenuhi persyaratan, sebagai satu daerah yang berada di wilayah ibu kota,” kata Wapres Ma’ruf.

Desak usut tuntas

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendesak pemerintah agar mengusut tuntas tragedi kebakaran hebat yang menyebabkan jatuhnya belasan korban jiwa serta sejumlah warga mesti kehilangan tempat tinggal tersebut.  

"Kedua, kami meminta Pertamina untuk melakukan audit investigatif, yang meliputi audit teknis, audit prosedural, audit keselamatan dan audit management pengelolaan depo agar kita bisa mengetahui penyebab dari kebakaran tersebut dan untuk tentunya mencegah terulangnya kejadian serupa," ungkap Eddy dalam siaran pers, Sabtu (4/3).

Selain itu, pihaknya juga meminta aparat keamanan untuk melakukan penyelidikan yang sangat mendalam agar diketahui penyebab kebakaran tersebut. Hal itu apakah terjadi karena salah pengelolaan ataukah karena sabotase, mengingat depo-depo ini merupakan objek vital yang sangat penting bagi distribusi bahan bakar.

"Berikutnya kami juga meminta Pertamina bertanggung jawab atas biaya kesehatan daripada warga yang terkena dampak dari kebakaran tersebut dan juga mengganti rumah tempat tinggal warga yang terbakar yang terdampak akibat kebakaran tersebut," tambah Politisi Fraksi PAN ini.

Sebagai pimpinan Komisi VII yang membidangi energi dan sumber daya mineral (ESDM), ia juga akan segera memanggil Direksi Pertamina pada masa sidang akan datang. Hal itu agar mendapatkan informasi yang jelas terkait penyebab dari kejadian tersebut.

"Serta untuk mengetahui tindak lanjut dari penyelidikan yang telah dilakukan oleh Pertamina, agar tidak terulang lagi kasus serupa. Mengingat sebelumnya juga terjadi kasus kebakaran di beberapa kilang Pertamina, seperti kilang Pertamina di Cilacap dan Balikpapan tahun sebelumnya,” tutupnya

Diketahui, telah terjadi kebakaran hebat terjadi di Depo milik PT Pertamina (Persero) di Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat malam (03/03/2023) sekitar pukul 20.11 WIB. Selain menghanguskan sejumlah bangunan, kebakaran ini juga menyebabkan 17 orang meninggal dunia, lebih dari 50 orang luka-luka, dan ratusan orang lainnya mengungsi. (rik/sut)