Gemakan “War On Drug”, BNN Pecahkan Rekor MURI
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil memecahkan rekor Muri dengan menggemakan lagu "War On Drugs" ke seluruh penjuru negeri yang dinyanyikan secara hybrid oleh 3,6 juta orang. Rekor Muri ini berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, pada Selasa (7/3).
Gema War on Drugs yang digelar dalam rangka menyambut hari ulang tahun BNN RI ke-21 ini dipimpin oleh Kepala BNN RI Komjen Petrus Reinhard Golose. Mantan Kapolda Bali ini bertindak sebagai konduktor.
Setidaknya jenderal bintang tiga di pundak ini memimpin 3,6 juta orang yang mengikuti gerak isyaratnya, baik secara luring dan daring dalam melantunkan lagu "Anti Narkotika" sebagai bentuk perang melawan narkotika.
Diketahui, ada 500 penyanyi yang mengikuti kegiatan Gema War on Drugs secara luring. Sedangkan 3.599.500 orang lainnya bernyanyi secara daring. Para peserta merupakan ASN, TNI, POLRI, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.
"Dengan Gema ini, kita mempunyai tujuan yang sama yaitu pencegahan, prevention soft power approach. Tidak hanya memberantas peredaran gelap narkotika saja tetapi melalui gema diharapkan gaungnya sampai ke seluruh penjuru negeri," ujar Komjen Golose, Selasa (7/3) di Nusa Dua.
Selain menyanyi, Komjen Golose bersama 3,6 juta orang lainnya mewakili seluruh masyarakat Indonesia secara bersama-sama mendeklarasikan "Perang Melawan Narkotika" dengan tiga poin penting.
Yakni, menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Menyatakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dimanapun berada. Mendukung sepenuhnya kebijakan BNN RI dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkotika).
"Melalui kegiatan yang melibatkan jutaan orang ini diharapkan mampu menggemakan semangat persatuan, perjuangan, dan gerakan membela bangsa dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika untuk mewujudkan Indonesia Bersinar," tegas jenderal asal Manado, Sulawesi Utara ini. (hes/sut)