Podiumnews.com / Aktual / Advertorial

BKOW Bali Gelar Aksi Sosial di Jembrana

Oleh Editor • 15 Maret 2023 • 19:36:00 WITA

BKOW Bali Gelar Aksi Sosial di Jembrana
Ketua BKOW Bali Tjokorda Putri Hariyani menyerahkan bantuan kepada lansia pada acara aksi social di Jembrana, pada Rabu (15/3). (foto/diskominfos¬ bali)

JEMBRANA, PODIUMNEWS.com - Serangkaian HUT ke-60 Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali menggelar aksi sosial di Jembrana, pada Rabu (15/3).

Kegiatan ini juga dirangkai pemberian edukasi pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berimplikasi pada stunting.

Ketua BKOW Bali Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati menekankan penting kerjasama ibu dan ayah dalam mengurus rumah tangga.

“Kesetaraan gender harus ada dalam hubungan rumah tangga, kerjasama antara perempuan dan laki-laki melalui pembagian peran yang adil juga menentukan pembentukan keluarga yang sehat dan bahagia, serta berdampak langsung pada pencegahan stunting pada anak-anak,” ujarnya.

Terkait upaya penanganan stunting, menurutnya, memerlukan intervensi spesifik dan sensitif. Intervensi sensitif diarahkan pada kelompok remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Ia menyebut, upaya pencegahan stunting mesti dilakukan sedini mungkin. Dimulai dari pemberian edukasi pada kelompok remaja putri agar memelihara kesehatan reproduksi melalui pola makan dan gaya hidup sehat.

Selain itu, upaya pencegahan stunting juga bisa dilakukan melalui screening kesehatan terhadap calon pengantin. Berikutnya, intervensi sensitif diterapkan pada ibu hamil dengan memperhatikan asupan gizi dan rajin memeriksakan diri ke pos pelayanan kesehatan.

“Hal itu sesuai dengan program pemerintah pusat untuk menekan angka stunting hingga mencapai target 14 persen di tahun 2024 dan nol persen di tahun 2030,” ujarnya.

ia juga menambahkan bahwa BKOW menaruh perhatian dengan masyarakat melalui aksi sosial yang menyasar kelompok rentan. Aksi sosial itu berupa bantuan paket sembako kepada 10 perempuan kepala keluarga, 10 ibu hamil dengan  KEK (Kekurangan Energi Kronis), 10 lansia, 10 balita kurang gizi dan 10 penyandang disabilitas.

Sementara itu, Penasehat GOW Kabupaten Jembrana Candrawati Tamba menyambut baik kehadiran serta keterlibatan BKOW Bali dalam upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi dan bantuan sosial. (adv/sut)